TANJUNG, kontrasx.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Tabalong menggelar Musyawarah Anak Cabang tahun 2026.
Wakabid Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak DPD PDIP Kalsel, Meililiyanie memyampaikan partai membutuhkan kader yang representatif, progresif dan mampu menjawab dinamika sosial dan politik saat ini.
“Proses pembentukan dan penetapan kepengurusan PAC harus dilakukan dengan berorientasi pada kepentingan besar partai. Dalam konteks ini DPD PDIP mempunyai hak prerogatif membentuk dan memutuskan Ketua PAC” ucapnya.
Meililiyanie menyatakan kader harus memahami keputusan partai merupakan keputusan yang wajib ditaati dan dijalankan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.
Terpisah, Ketua DPC PDIP Tabalong, H Supoyo menerangkan kegiatan Musyawarah Anak Cabang ini bertujuan membentuk kader Pengurus Anak Cabang (PAC) periode 2025-2030.
“Mulai dari Ketua, Sekretaris, Bendahara. Untuk satu PAC setiap Kecamatan jumlahnya 9 orang” jelasnya pada kontrasx.com, Minggu (10/5) sore di gedung Pusat Informasi.
Supoyo mengatakan pengurus PAC ini sebagian dari pengurus lama yang bertahan dan ada sebagian yang diganti.
“Sesuai kehendak PAC Kecamatan tersebut” imbuhnya.
Ia menegaskan kader PAC di seluruh Kecamatan sudah terpenuhi semua.
“PAC sudah komplit semua” tandasnya.
Bahkan menurutnya beberapa kader baru berasal dari partai lain yang berpindah ke PDIP siap bertarung di kontestasi yang akan datang.
“Dari partai lain ada yang pindah dan bergabung ke PDIP, siap bertarung. Mereka juga masuk kepengurusan untuk memperkuat PAC” bebernya.
Pihaknya juga berharap di pemilihan Legislatif mendatang kader PDIP bisa memperoleh kursi di setiap Dapil.
“Harapannya bisa satu Dapil satu kursi, tidak usah muluk-muluk. Kalau ada Dapil lebih dari satu kursi itu sesuatu yang luar biasa” tukasnya.
Perwakilan DPD juga menyampaikan SK tentang pengesahan dan penetapan Ketua dan calon Personalia PAC masa bakti 2025-2030. (Boel)






























































