TANJUNG, kontrasx.com – Tantangan terbesar bagi Desa di era sekarang adalah persoalan Sumber Daya Manusia (SDM).
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPP APDESI) Surta Wijaya.
“Tantangan terbesar Desa adalah soal SDM. SDM ini sangat penting” bebernya pada kontrasx.com, Rabu (02/7) usai melantik pengurus DPC APDESI Tabalong di Pendopo Bersinar.
Surta mengatakan perangkat desa harus profesional.
“Kalau Perangkat Desa masih (menggunakan) pola lama maka akan ketinggalan. Masih banyak Perangkat Desa yang menggunakan pola lama, ini harus dirubah” tandasnya.
“Tapi Kadesnya harus berjiwa besar kalau mau maju, kalau tidak desanya akan tersendat-sendat” timpalnya.
Menurutnya SDM yang ada di Desa harus berkontribusi dan dibangkitkan.
“Sarjana-sarjana yang ada di desa harus dibangkitkan, harus membantu desa. Sarjana Ekonomi, Sarjana Pertanian, Insinyur untuk mengelola tata ruang desa agar lebih baik” imbuhnya.
Ia pun mengapresiasi program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tabalong khususnya program mencetak 1000 Sarjana.
“Program mencetak 1000 Sarjana ini bagus sekali, ini terobosan untuk Tabalong. Saya pikir kita tidak bisa tutup mata dengan SDM dan modernisasi, kalau tutup mata kita akan ketinggalan. Masuknya budaya baru kita sesuaikan dengan budaya kita, salah satu filternya adalah pendidikan” jelasnya.
Ia meminta pada DPC APDESI Tabalong yang baru dilantik agar selalu kompak dan solid.
“Bangun desa lebih baik lagi, lakukan percepatan pembangunan. Organisasi harus benar-benar dijalankan” ujarnya.
Surta juga berpesan pengurus APDESI meminta bimbingan kepada instansi terkait seperti Kejaksaan, Kepolisian termasuk Inspektorat.
“Pengelolaan keuangan akan lebih baik ketika ada yang mengarahkan. Jangan kesandung dulu baru ketemu beliau, salah” pungkasnya. (Boel)































































