TANJUNG, kontrasx.com – Bupati HM Noor Rifani menghibau Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Tabalong untuk melihat sekeliling dan membantu tumbuh-kembang anak dengan baik.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka penguatan Gugus Tugas KLA tingkat Kabupaten Tabalong di gedung pusat informasi, Selasa (01/9).
H Fani mengatakan sudah banyak yang dilakukan Pemkab untuk menjadikan Tabalong kota layak anak.
“Bahkan program Tabalong Smart juga mengacu pada kota layak anak” ucapnya.
Ia menyebutkan beberapa upaya yang sudah dilakukan seperti membangun ruang terbuka ramah anak.
“Kita sudah membangun ruang terbuka ramah anak, dan ada wifi gratis. Ada juga E-Library” ucapnya.
Di bidang pendidikan, bentuk perlindungan bagi anak seperti pemberian beasiswa.
“Ada beasiswa bagi anak SD dan SMP, ini untuk melindungi anak dibidang pendidikan” jelasnya.
“Selain itu ada angkutan Langsat Manis yang antar jemput anak ke sekolah” timpalnya.
Bahkan, di tengah kondisi Tabalong yang kualitas udaranya berbahaya sekarang, guna melindungi anak, dilakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Di bidang kesehatan, program home care diperluas, yang tadinya penerima manfaat adalah lansia, penyandang stroke dan disabilitas, sekarang ditambah balita, ibu menyusui dan anak penderita stunting.
“Di Puskesmas juga sudah ada tempat bermain atau ramah anak, begitu pula di Fasilitas pelayanan publik lainnya” katanya.
H Fani menegaskan hal tersebut dilakukan dengan tujuan utama memastikan generasi Tabalong unggul.
“Yang utama kita ingin memastikan generasi Tabalong unggul. Amankan anak-anak agar tumbuh berkembang dengan baik. Kita berkomitmen untuk meningkatkan SDM sejak dini” tegasnya.
Ia juga sampaikan terima kasih pada Gugus Tugas KLA Tabalong dan berharap semakin solid dalam menjalankan tugas.
Saat menjadi narasumber, Sekda Kabupaten Tabalong, Hj Hamida Munawarah menegaskan KLA merupakan gerakan bersama seluruh pemangku kepentingan.
“Kekuatan ada pada kebersamaan, bukan secara sektoral yang terpisah-pisah” tandasnya.
Hamida menyatakan KLA bukan kegiatan tambahan, namun bagian integral dari pemerintah daerah, bukan sekedar program pelangkap.
Selain Sekda Tabalong, narasumber juga berasal dari DP3AKB Provinsi Kalsel. (Boel)

































































