TANJUNG, kontras.com – 156 ketua RT dari 10 Kelurahan di wilayah kecamatan Murung Pudak, Tanjung dan Kelua diberi sosialisasi terkait Pendaftaran Penduduk Non Permanen (PNP) bagi Lurah dan Ketua RT.
Sosialisasi yang diinisiasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) ini langsung dibuka Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani di Pendopo Bersinar Pembataan, Selasa (14/7).
Menurut H Fani, sosialisasi ini sangat penting dilakukan. “Karena perhitungan dana alokasi umum yang masuk ke daerah kita ini berdasarkan dengan jumlah penduduk” ungkapnya.
Ia menambahkan apabila tidak di update yang diterima tidak sesuai apa yang dilaporkan, misal ada 217.216 jiwa padahal kenyataan mungkin 300 ribu jiwa.
“Berarti dana alokasi umum yang masuk berkurang. Maka dari inilah kita perlu bantuan para Ketua RT Kelurahan” katanya.
Menurutnya, alasan sosialisasi ini ditujukan kepada Ketua RT Kelurahan disebabkan karena rata-rata PNP tinggal di daerah perkotaan.
“Misalnya dia menetap, punya keluarga dan anaknya mendapatkan beasiswa itu tidak bisa karena harus ber KTP Tabalong. Nah hal inilah yang harus disampaikan oleh Ketua RT kepada warganya” ucap H Fani.
Sementara itu. Kepala Disdukcapil Tabalong, Rowie Rawatianice menyampaikan terkait hal ini Lurah dan Ketua RT lah yang bersinggungan langsung dengan penduduk non permanen dengan segala persoalan.
“Berdasarkan data dalam SIAK per 12 Juli 2026 tercatat total PNP di Tabalong 3.541 jiwa terdiri 1.266 jiwa PNP aktif, 2.275 jiwa PNP Non Aktif” ungkapnya.
Rowi menyatakan sesuai ketentuan ketika mereka tinggal lebih dari satu tahun wajib melapor ke Disdukcapil kabupaten atau kota setempat untuk mendapat surat keterangan pindah.
“Temponya hanya satu tahun, ketika sudah mendapat pekerjaan dan menetap lebih satu tahun maka harus diberi surat keterangan pindah atau memilih menetap dengan mengubah status kependudukannya sesuai ketentuan” bebernya.
Terkait hal ini, ia berharap bantuan dari seluruh Ketua RT untuk aktif melaporkan warganya untuk mengajak pindah data kependudukan warganya.
“Kita doakan mudah-mudahan mereka semua bisa menjadi warga Tabalong” harapnya. (Can)
































































