Emas Sepatu Roda Melesat, Target Golf Meleset
PELAIHARI, kontrasx.com – Kontingen Tabalong pada Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Kalsel sampai hari Minggu (9/11) masih berada di posisi 10 dari 13 kabupaten/kota yang berlaga di Tanah Laut.
Merujuk data terkini pada website resmi Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel hingga Minggu pagi pukul 07.00 Wita, tuan rumah Tala masih memimpin perolehan medali dengan 188 medali emas, 110 perak dan 136 perunggu.
Posisi kedua ditempati Kota Banjarmasin dengan 152 emas, 130 peran dan 130 perunggu, sementara posisi ketiga ditempati Kota Banjarbaru yang mendapat 59 emas, 68 perak dan 111 perunggu.
Tabalong yang berada di posisi 10 mendapatkan 22 emas, 36 perak dan 50 perunggu terpaut cukup jauh perolehan medali dengan Kabupaten Tapin yang menempati posisi empat dengan 41 emas, 39 perak dan 62 perunggu.
Klasemen menengah ke bawah masih terus bergerak dinamis karena perolehan medalinya pun tidak terpaut terlalu banyak. Tabalong hingga kemarin masih menambah pundi pundi pemdalinya dari cabang olahraga Porserosi yang menyumbang medali emas di kategori Sepatu Roda di nomor ITT 200 meter.
Raihan tersebut disabet atlet andalan Bumi Saraba Kawa yakni M Nafis Syakib Akmal.
Tak mau kalah, di cabor Golf yang pertandingannya sudah berakhir Kontingen Tabalong mampu mengumpulkan 1 emas dan 2 perunggu.
Pelatih Sepatu Roda Porserosi Tabalong, Fikri Ade Putra menyampaikan raihan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak.
“Alhamdulillah kita di support penuh dari Kontingen cabor lain dan pengurus KONI Tabalong saat atlet kita main tadi, akhirnya kembali meraih medali emas” ujarnya, Sabtu (8/11).
Fikri menyebut di nomor sprint 1000 meter atletnya ada harapan bisa kembali meraih medali namun terjadi insiden tidak fair play.
“Iya, tadi ada insiden mengarah kecurangan atlet kita didorong oleh atlet Banjarmasin sampai terjatuh dan terluka, akibatnya kita finish belakangan. Kita sudah melakukan protes ke panitia terkait insiden itu dan berakhir diskualifikasi kepada atlet yang melakukan kecurangan itu” sebutnya.
Pihaknya pun sudah melayangkan surat pernyataan yang ditandatangani 4 kabupaten/kota yang mana agar atlet tersebut tidak bisa mengikuti nomor lomba lainnya sampai selesai kegiatan.
“Surat tersebut sudah kita tembuskan ke PB Porprov dan PB Porserosi mudahan dikabulkan. Untuk besok ada beberapa nomor lomba yang dipertandingkan semoga kita bisa meraih medali lagi” kata Pedro sapaan akrabnya.
Sementara, Ketua Golf Tabalong, Yotan terkait hasil anak asuhnya cukup bangga.
“Kami bersyukur, kami sampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Daerah melalui KONI terkhusus masyarakat Tabalong” ucapnya.
Terkait raihan medali, cabor golf berhasil mengumpulkan 3 medali, 1 emas dan 2 perunggu.
“Medali emas kita dapat di nomor perorangan putri atas nama Dessy Ante, kemudian 2 perunggu didapat di ganda putri dan beregu putri melalui pasangan Dessy Ante dan Astri Handayani” tuturnya.
Ia menyatakan meski mendapat medali, target pihaknya di ajang Porprov ini tidak tercapai.
“Mohon maaf kami tidak bisa memenuhi target 2 emas, atlet kita sudah berusaha keras, tapi kita hanya bisa meraih 1 emas dan 2 perunggu” ujarnya.
“Tapi bersyukur kita bisa mengamankan medali emas untuk perorangan putri yang unggul jauh dari kabupaten lain. Beregu Putra juga bermain cukup bagus namun kita kurang beruntung disamping itu kita kurang menguasai lapangan” timpalnya.
Ia pun kedepan selepas ajang Porprov akan melakukan evaluasi untuk peningkatan kualitas para atletnya.
“Semoga kedepannya kami bisa berbenah untuk bisa memberikan hasil yang lebih baik, karena PGI Tabalong sekarang memiliki atlet-atlet junior yang potensial” harap Yotan. (Can)






























































