TANJUNG, kontrasx.com – Job Fair masih menjadi sarana yang efektif dalam mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha maupun dunia industri.
Ini dibuktikan dengan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan Tabalong Job Fair 2026.
Hal tersebut dikemukakan Kepala Disnaker Tabalong Hady Ismanto dalam laporannya menjelang penutupan kegiatan di halaman Pendopo Bersinar.
Hady mengatakan melalui penyelenggaraan Tabalong Job Fair 2026, Pemkab berhasil menyediakan ruang pertemuan yang efektif antara pencari kerja dan perusahaan secara langsung.
“Kami optimis kegiatan ini telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Tabalong” ujarnya, Kamis (25/6) sore.
Ia menyebutkan Job Fair tahun 2026 yang dilaksanakan selama 4 hari ini mampu menyedot 5.232 orang pengunjung, 4.113 orang pendaftar lowongan kerja dengan jumlah lowongan kerja yang tersedia sebanyak 382.
Menurutnya, jumlah tersebut naik dua kali lipat dibanding gelaran Job Fair tahun sebelumnya.
Hady pun menyampaikan beberapa manfaat yang diharapan dari Job Fair ini.
“Kita ingin meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal dan memperluas akses masyarakat terhadap informasi lowongan kerja” katanya.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan akan memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dunia industri, dan lembaga pendidikan.
“Hal ini juga akan mendorong peningkatan kompetensi dan kesiapan kerja masyarakat serta akan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan produktivitas tenaga kerja” tukasnya. (Boel)
































































