TANJUNG, kontrasx.com – Sejumlah pemukiman terdampak genangan air akibat hujan yang melanda Tabalong sejak malam hingga pagi tadi, Senin (15/12).
Air bukan hanya menggenangi jalan pemukiman bahkan ada sebagian yang merendam rumah warga.
Peristiwa tersebut pun langsung ditanggapi sigap oleh jajaran BPBD Tabalong dimana melakukan monitoring hingga evakuasi.
“Sekitar jam 5 subuh sudah kita lakukan monitoring dan pemantauan berdasarkan informasi-informasi yang masuk ke pos layanan BPBD” ujar Kepala BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi kepada kontrasx.com.
Haris menyebut perumahan yang terendam diantaranya perumahan CPI, Maluyung, perumahan Istana Al Faza 2, Linda Regency 8, Majelis Hidayatullah Mabu’un serta di Desa Marindi.
“Ini langganan, cepat saja surut. Tapi tetap kita pantau” sebutnya.
Selain akibat hujan berkepanjangan, luapan air ini disinyalir akibat drainase di perumahan tidak terawat atau tidak berfungsi.
“Kami minta warga, aparat desa, ketua lingkungan perumahan dan RT bisa membersihkan saluran drainase di lingkungan masing-masing termasuk saluran yang ada di rumah tangga” pintanya.
Ia pun menghimbau agar masyarakat dapat menghubungi BPBD apabila dalam keadaan darurat.
“Apabila dalam keadaan darurat bisa menghubungi nomor BPBD 082210107129 untuk minta bantuan ataupun pertolongan” imbau Haris.
Haris mengatakan akibat cuaca Hidrometeorologi tak hanya luapan air, ditemukan juga beberapa pohon tumbang.
“Ada beberapa pohon tumbang yang menghambat mobilisasi masyarakat seperti di desa Bajut RT 10. Itu sudah kita bersihkan” katanya. (Can)
































































