TANJUNG, kontrasx.com – Menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2027 dan Penandatanganan Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUPA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS) tahun anggaran 2026, DPRD Kabupaten Tabalong menggelar Rapat Paripurna.
Bupati Tabalong, HM Noor Rifani menyampaikan penandatanganan KUA PPAS anggaran Perubahan 2026 yang sudah ditandatangani ini masih merupakan langkah awal.
“Ini baru awal, nanti akan ada pembahasan lanjutan untuk menyetujui rancangan anggaran Perubahan. Nanti ada proses-proses yang dilalui oleh SKPD dan anggota Dewan” jelasnya, Jum’at (14/8) usai Rapat Paripurna.
H Fani berharap proses selanjutnya bisa segera dilakukan sehingga anggaran Perubahan bisa dilaksanakan.
“Kegiatan yang sudah di tunggu-tunggu masyarakat di anggaran Perubahan karena di Induk tidak tercakup bisa dimaksimalkan sehingga membawa dampak bagi masyarakat” jelasnya.
Ia memberi gambaran anggaran Perubahan 2026 diantaranya berdasarkan Silpa, termasuk kegiatan yang belum maksimal dimana kegiatan tersebut tidak ada di anggaran induk.
“Ini yang dibicarakan dan disampaikan Pemerintah daerah atau pun pihak Legislatif yang nantinya menjadi sebuah rancangan” tuturnya.
Orang nomor satu di Bumi Saraba Kawa ini menegaskan rancangan tersebut tidak lepas dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Koridor kita tetap RPJMD, bagaimana kebijakan Pemerintah Daerah tujuh program Smart ini diprioritaskan. Semuanya mengacu kesitu. Baik itu usulan melalui Pokir, bottom up, top down, semuanya mengacu pada 7 program prioritas yang merupakan amanah RPJMD” bebernya.
H Fani menyatakan untuk total anggaran tahun 2026 rencananya sampai Rp 3 Triliun.
“Tapi ini plafon anggaran sementara, masih belum (final), bisa naik bisa turun, tergantung hasil pembahasan” imbuhnya.
“Dari sisi pendapatan berapa, dari sisi pelaksanaan pemanfaatannya berapa, ini akan disinkronkan” sambungnya.
Ia pun berharap proses pembahasan ini bisa segera selesai seperti yang sudah-sudah.
“Kolaborasi dan sinergi kita dengan Legislatif sudah sangat bagus, terbukti semua program prioritas berjalan lancar. Kita tidak bisa kerja sendiri kalau tidak di back up dan disetujui Dewan, tidak mungkin. Mudah-mudahan bisa segera selesai” pungkasnya. (Boel)

































































