TANJUNG, kontrasx.com – Amblasnya oprit jembatan penghubung antara Pembataan dan Belimbing Raya di jalan Kupang langsung ditanggapi pihak Dinas PUPR Tabalong.
Gerak cepat ini dilakukan dengan melakukan perbaikan dengan menurunkan alat berat dan menutup total sementara operasional jembatan tersebut.
Kepala Dinas PUPR Tabalong, Wibawa Agung Subrata menyampaikan penanganan jembatan tersebut sudah mulai dilakukan.
“Itu mulai perbaikan sementara, penanganannya sudah. Hari ini mulai dibongkar dan memasang pengaman-pengamannya” ucapnya pada kontrasx.com, Jum’at (26/12).
Agung menyebut perbaikan direncanakan bisa memakan waktu hingga awal tahun 2026.
“Sampai awal tahun nanti belum bisa dilewati, karena yang rusak pasangan batu sama opritnya” sebutnya.
Meski begitu, pihaknya pun akan secepatnya melakukan perbaikan sehingga jembatan bisa digunakan masyarakat.
“Secepatnya untuk perbaikan tersebut untuk kelancaran masyarakat” ujarnya.
Ia menjelaskan untuk saat ini jembatan ditutup total dan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Iya tidak bisa dilewati karena bahaya, makanya langsung cepat ditutup” jelas Agung.
Agung menghimbau agar masyarakat bisa mencari jalur alternatif yang ingin menuju Pembataan maupun Belimbing Raya.
“Sementara bisa menggunakan jalur lain karena sangat berbahaya kalau dilalui” imbaunya.
Terkait kerusakan jembatan tersebut, lantaran tergerus akibat debit air sungai naik atau banjir.
“Ini saat debit air tinggi dan banjir mengakibatkan tergerus, makanya langsung kita lakukan tindakan penanganan” tandasnya. (Tim)






























































