BANJARBARU, kontrasx.com – Bupati Tabalong HM Noor Rifani menyampaikan usulan prioritas pembangunan daerah pada Musrenbang RKPD Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2027 di Gedung KH Idham Chalid, Banjarbaru, Selasa (07/4).
Usulan prioritas tersebut fokus pada penguatan ketahanan pangan dan konektivitas menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
Musrenbang diawali arahan Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus secara virtual, dan dibuka Gubernur Kalsel H Muhidin sebagai bagian dari sinkronisasi program pembangunan pusat dan daerah.
H Fani menegaskan percepatan penyelesaian Bendung Jaro II menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Tabalong, khususnya petani di Kecamatan Jaro.
“Bendung Jaro II harus segera diselesaikan. Infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan produksi pertanian masyarakat” tegasnya di dalam forum.
Selain itu, Pemkab Tabalong juga mendorong optimalisasi Bendung Kinarum yang telah dibangun oleh Pemprov Kal-Sel, melalui pembangunan jaringan irigasi tersier agar manfaatnya lebih maksimal bagi sektor pertanian dan perkebunan masyarakat.
“Kami ingin bendung yang sudah dibangun benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani. Ini bentuk keberpihakan kami terhadap masyarakat Tabalong” ujarnya.
Di sektor konektivitas, H Fani juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas jalan strategis menuju kawasan IKN, meliputi:
• Ruas jalan provinsi Tanjung–Muara Uya,
• Ruas jalan nasional Kelua–Tanjung, serta
• Ruas jalan Dahai–Muara Uya.
Menurutnya, peningkatan akses jalan tidak hanya mendukung mobilitas wilayah penyangga IKN, tetapi juga memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Perbaikan infrastruktur jalan bukan sekadar konektivitas wilayah, tetapi menyangkut kepentingan langsung masyarakat dan kelancaran distribusi hasil pertanian” jelasnya.
Ia menambahkan usulan Pemkab Tabalong mendapat respons positif dari Pemprov Kalsel, termasuk rencana kelanjutan pembangunan Bendung Jaro II mulai tahun 2026 serta koordinasi penanganan ruas jalan nasional menuju kawasan IKN.
Ia menegaskan, seluruh usulan tersebut sejalan dengan target daerah dalam mewujudkan program 100 persen jalan dan jembatan mantap guna memperkuat ketahanan pangan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Tabalong.
“Jika infrastruktur pertanian dan jalan strategis ini terealisasi, manfaatnya langsung dirasakan petani dan masyarakat Tabalong” pungkasnya. (Rel)
































































