TANJUNG, kontrasx.com – Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani akan menunda pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) apabila SKPD tidak melakukan inovasi dilingkungan kerjanya.
Hal tersebut Ia utarakan membuka kegiatan evaluasi dan penguatan inovasi daerah menuju predikat Nasional di Aston Tanjung City Hotel, Selasa (14/4).
“Kalau tidak ada inovasi TPP kita tunda semuanya ini sudah komitmen, jadi tolong yang belum segera” ujarnya.
H Fani menyatakan pihaknya sudah melakukan perjanjian kinerja bersama SKPD terkait inovasi tersebut.
“Kita pakai surat perjanjian kinerja jadi masing-masing SKPD minimal 4 inovasi, kalau tidak sampai yang bertanggung jawab kepala SKPDnya” ucapnya.
Ia menyebut inovasi bisa dilakukan dengan memperbaharui inovasi terdahulu ataupun menciptakan yang baru.
“Banyak inovasi itu bisa dilakukan bisa pembaharuan atau yang baru, seperti contoh di Dishub itu ada Langsat Manis itu bisa diupdate” sebutnya.
“Jangan lupa juga 7 program prioritas silahkan jadi bagian inovasi. Coba (SKPD) yang masih kosong lakukan ini” timpalnya.
Sementara, Kepala Bapperida Tabalong, H Arianto menerangkan dari data terbaru per 8 April 2026, rekap inovasi dalam aplikasi Dinda (Database Inovasi Daerah) ada sebanyak 355 inovasi dari seluruh perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, puskesmas hingga unit pelaksana teknis (UPT).
Dari puluhan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tabalong ini, masih terdapat 11 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang belum sama sekali memiliki atau nihil inovasi.
Di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub), Kecamatan Bintang Ara, Kecamatan Jaro, Kecamatan Kelua, Kecamatan Muara Harus, Kelurahan Agung, Kelurahan Hikun, Kelurahan Jangkung, Kelurahan Mabu’un dan Kelurahan Pulau.
Arianto mengatakan kegiatan kali ini diikuti sebanyak 125 peserta.
“Terdiridari Kepala Perangkat Daerah, Kepala UPT, Camat, Lurah dan Kepala Puskesmas se-Tabalong” katanya. (Can)
































































