TANJUNG, kontrasx.com – Terhitung Januari hingga minggu pertama September 2026, terdata lebih dari seratus hektar lahan pertanian di Tabalong terbakar.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi.
“Dari Januari hingga empat September ini luas lahan yang terbakar 184 hektar” jelasnya, Jum’at (04/9).
Haris menerangkan lahan yang terbakar tersebut merupakan lahan yang dibuka untuk pertanian oleh masyarakat.
“Lahan yang terbakar tersebut merupakan lahan yang dibuka untuk pertanian oleh masyarakat. Kita tidak sampai mendeteksi apakah lahan itu terbakar atau (sengaja) dibakar” bebernya.
“Hampir semuanya lahan pertanian yang terbakar, tidak ada hutan. Kalau kebakaran hutan itu kewenangan KPH, kami konfirmasi ke KPH. Kalau lahan langsung kita tanggulangi” timpalnya.
Haris mengatakan semua lahan yang terbakar tersebut bisa dikendalikan dan dipadamkan bersama.
Ia pun menambahkan dalam tiga hari terakhir, di Tabalong tidak ada kejadian karhutla.
“Tiga hari terakhir ini karhutla nihil” pungkasnya. (Boel)
































































