TANJUNG, kontrasx.com – Jumlah kunjungan ke studio mini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tabalong dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dispersip Tabalong, Hj Norhayati.
“Dalam beberapa bulan terakhir, tingkat kunjungan ke studio mini Dispersip meningkat. Hampir setiap hari selalu ada kunjungan” tuturnya pada kontrasx.com, Kamis (24/9).
Norhayati mengatakan dalam sehari jumlah pengunjungnya mencapai 60 orang.
“Sehari bisa sampai 60 pengunjung. Ini kunjungan ke studio mini, bukan ke perpustakaan. Itu beda lagi, kalau kunjungan ke perpustakaan bisa lebih banyak” jelasnya.
Menurutnya kebanyakan pengunjung berasal dari kalangan pelajar.
“Kebanyakan dari pelajar, mulai dari TK, SD, SMP hingga tingkat SMA” imbuhnya.
Ia menjelaskan keberadaan studio mini juga berkaitan erat dengan literasi.
“Adanya studio ini membuat anak-anak lebih tertarik lagi untuk belajar. Belajar bukan hanya lewat membaca, namun bisa juga lewat visual. Tingkat kunjungan semakin tinggi juga akan menjadi indikator penilaian tingkat kegemaran membaca juga” terangnya.
Hal senada juga disampaikan Kabid Layanan Perpustakaan dan Pengembangan Koleksi Dispersip Tabalong, Subhan.
“Tingkat kunjungan ke studio mini cukup tinggi, hampir setiap hari selalu ada” ujarnya.
Ia menjelaskan meski kapasitas kursi yang tersedia di studio hanya 40 buah, jumlahnya masih bisa ditambah dengan kursi biasa.
“Kalau pengunjungnya sampai 60 orang kursinya kita tambah dengan kursi biasa, masih bisa” katanya.
Subhan pun membeberkan tingginya antusias para pelajar ini salah satunya karena jenis pilihan film yang tersedia.
“Ada film Pangeran Antasari, Lambung Mangkurat, film pendek tentang wisata, kuliner dan kartun cerita rakyat. Lumayan banyak, stok filmnya kerjasama dengan TVRI dan Dinas Pendidikan Provinsi” bebernya.
Ia mengatakan program yang digagas pihaknya diharapkan mampu meningkatkan Literasi para pelajar termasuk kunjungan perpustakaan.
“Ini untuk meningkatkan literasi masyarakat dan tingkat kunjungan perpustakaan” tandasnya.
Sebelumnya, saat kunjungan Komisi l DPRD Tabalong ke Dispersip pada Senin (21/9) tadi, Ketua Komisi H Akhmad Helmi memberi apresiasi terhadap keberadaan studio mini tersebut.
“Kita apresiasi, keberadaan studio ini sudah representatif, sudah memadai dan nyaman” katanya.
Menurutnya studio milik Dispersip ini sudah layak dipergunakan dan kapasitasnya pun sudah mencukupi. (Boel)
































































