TANJUNG, kontrasx.com – Angka inflasi di Kabupaten Tabalong bulan Mei tadi masih stabil.
Bahkan, ada beberapa komoditas yang menyumbang angka Deflasi.
Hal tersebut disampaikan Kabag Ekobang Setda Tabalong, Jelita Anggraini.
“Angka inflasi Tabalong di bulan Mei stabil di angka 2,47. Kalau bulan April angka inflasinya 3,04” jelasnya pada kontrasx.com, Kamis (19/7).
“Angka tersebut masih normal, masih dibawah 3,5. Range rata-rata inflasi Nasional angkanya 3,5. Bagi kami kalau angkanya masih dua koma sekian itu masih stabil, pergerakan di pasar masih bagus” ujarnya.
Jelita mengungkapkan ada dua hal yang menjadi penyumbang angka inflasi di bulan tersebut.
“Penyumbang inflasinya di emas atau perhiasan dan tarif rumah sakit yang harus ditanggung Pemda. Untuk harga emas atau perhiasan ini kita tidak bisa mengintervensi” bebernya.
Meski terjadi inflasi, beberapa komoditas kebutuhan masyarakat malah terjadi Deflasi.
“Ayam, beras, tomat dan ikan nila malah deflasi” imbuhnya.
Ia menyatakan saat ini Tim Inflasi Pemerintah Daerah (TIPD) lebih fokus pada inflasi komoditas.
“TPID saat ini fokus ke komoditas. Kalau hal-hal yang tidak bisa di intervensi apa boleh buat” katanya.
Pihaknya pun memperkirakan angka inflasi di bulan Juni ini masih aman.
“Juni diperkirakan tetap aman. Penyumbang inflasi kemungkinan di tarif Rumah Sakit, termasuk Bawang Merah” tukasnya.
Terkait komoditas bawang merah yang mengalami kenaikan harga baru-baru ini, pihaknya pun sudah menggelar operasi pasar murah.
“Untuk bawang merah kemarin sudah kita laksanakan operasi pasar, dengan pemberian subsidi ongkos pengiriman dari daerah penghasil ke Tabalong. Kelanjutannya nanti akan kami koordinasikan dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah” pungkasnya. (Boel)

































































