TANJUNG, kontrasx.com – Peletakan batu pertama oleh Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani menandai pembangunan gedung Rektorat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Muhammad Nafis di Green City jalan Nan Sarunai, Senin (11/3).
Pembangunan gedung tersebut berada di lahan hampir empat hektar.
Ketua Yayasan STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong, H Mardani menyampaikan ini merupakan sejarah pendidikan di Tabalong.
“Ini sebuah perjalanan monumental karena dari awal kita mendirikan sekolah ini tidak sekedar sekolah tinggi tapi untuk menjawab tantangan bisa berkembang menjadi universitas yang bersaing di Kalsel” ucapnya.
Mardani menuturkan pembangunan gedung rektorat ini merupakan dana hibah dari perusahaan tambang batubara terbesar di Bumi Saraba Kawa.
“Dana hibah PT Adaro Indonesia sebanyak Rp 3 miliar rupiah, Insyaallah dengan perencanaan dengan dana segini bisa menghasilkan sebuah bangunan megah” tuturnya.
“Kami menyampaikan terimakasih, mudah-mudahan perusahaan lain berkontribusi untuk melengkapi fasilitas di komplek kampus ini” timpalnya.
Ia juga mengapresiasi pemerintah kabupaten Tabalong yang telah mendukung berkembangnya STIT Syekh Muhammad Nafis hingga sekarang.
“Kedepan mohon Bupati terus membersamai sehingga apa yang kita inginkan menjadi kenyataan Tabalong punya universitas yang dibanggakan dan dapat memudahkan masyarakat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi” kata Mardani.
Sementara itu, Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani bersyukur gedung Rektorat STIT Syekh Muhammad Nafis mulai dibangun.
“Apa yg menjadi keinginan kita mulai terlihat, ini simbol universitas modern di perbatasan IKN” ucapnya.
Dikesempatan yang sama, Section Head Area 1 PT AI, Yuri Budhi Sujalmo akan terus mendukung perkembangan STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong.
“Kita akan dukung terus, ini harus berkelanjutan” ujarnya.
Yuri berharap kedepan STIT Syekh Muhammad Nafis dapat bermanfaat bagi masyarakat Tabalong.
“Apa yang kita kerjakan bersama jadi semangat kita untuk mengembangkan wilayah Tabalong yang akan menjadi manfaat bagi masyarakat” harapnya. (Can)






























































