Tanjung, kontrasx.com- Hari senin besok tanggal 25 mei ada dua agenda unjuk rasa yang akan digelar oleh karyawan PT Bagas Bumi Persada (BBP) site PT MCM, yang bergerak bersama serikat pekerja.
Yang kedua unjuk rasa akan disampaikan aliansi sopir truk Kabupaten Tabalong dengan tuntutan menolak kelangkaan BBM, haga tidak wajar dan dugaan penyelewengan solar subsidi di kabupaten Tabalong.
Massa dijadwalkan akan menyuarakan aspirasi mereka di Kantor DPRD Tabalong.
Tidak ingin kecolongan dan memastikan aksi penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib, Kepolisian Resor (Polres) Tabalong menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan di halaman Mapolres Tabalong, Minggu (24/5).
Langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini dan pengecekan akhir kesiapan personel serta sarana prasarana (sarpras) menjelang aksi unjuk rasa damai yang direncanakan berlangsung selama dua hari berturut-turut, yakni pada 25 dan 26 Mei 2026.
Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tabalong melalui Wakapolres Tabalong, Kompol Hasanuddin, S.H., dengan didampingi oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Tabalong.
Didampingi para pejabat utama Polres Tabalong, apel kesiapan selain dari personil Polres Tabalong juga diikuti oleh peserta apel dari Batalyon C Satbrimob Polda kalsel, Kodim 1008 Tabalong, Satpol PP dan Damkar kabupaten Tabalong dan Dishub kabupaten Tabalong.
Dalam amanatnya, Wakapolres Tabalong Kompol Hasanuddin menekankan bahwa fokus utama dari pengamanan ini adalah pelayanan dan perlindungan terhadap hak warga negara dalam menyampaikan pendapat. Ia menginstruksikan agar seluruh personel mengedepankan pendekatan persuasif.
“Seluruh personel pengamanan harus senantiasa menjaga profesionalisme dan mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, simpatik, namun tetap tegas dan terukur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Kompol Hasanuddin.
Wakapolres juga mewanti-wanti pasukannya agar tidak mudah terpancing emosi oleh situasi di lapangan yang berpotensi memanas. Sinergitas antar-instansi menjadi kunci utama agar tidak ada celah bagi pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang ingin memperkeruh suasana.
“Tetap tingkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi kamtibmas. Jangan mudah terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Jaga sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.
Wakapolres menegaskan bahwa aparat keamanan berdiri di posisi netral dan siap memberikan pengawalan terbaik agar jalannya aksi damai tersebut tidak mengganggu ketertiban umum.
“Seluruh personel pengamanan agar melaksanakan tugas dengan penuh semangat, disiplin, tulus, dan ikhlas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta aksi unjuk rasa damai dengan tetap bersikap netral dan profesional,” tegasnya. (rel)






























































