Peringati Harganas, Pemkab Tabalong Genjot Pelajaran PEKA dan Penuntasan Stunting
Tanjung, kontrasx.com – Kehadiran fisik dan kedekatan emosional para ayah adalah penentu kestabilan struktur kepribadian anak.
”Jangan biarkan anak kita tumbuh dalam fenomena fatherless country” ucap Bupati Tabalong, Ir HM Noor Rifani saat membacakan sambutan tertulis dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN pada apel peringatan Hari Keluarga Nasional di Halaman Pendopo Bersinar, Rabu (8/7).
Para ayah diimbau untuk meletakkan gawai, memeluk anak-anak mereka, dan aktif membangun dialog produktif di rumah demi membentengi generasi muda dari algoritma digital yang tidak bermoral.
Selain itu, ditekankan pula tiga pilar utama pembangunan keluarga yang harus diperkuat, yaitu sektor kesehatan (penuntasan stunting), pendidikan karakter di rumah, serta ketahanan mental anak.
Usai membacakan sambutan menteri, Bupati Tabalong menyampaikan rasa syukurnya karena poin-poin krusial yang disampaikan oleh pusat sangat selaras dengan visi dan program kerja daerah yang sedang berjalan.
”Alhamdulillah, kalau melihat teks yang dibacakan tadi, ini paralel sekali dengan program Tabalong Smart kita,” ujar Bupati.
Di sektor kesehatan, Pemkab Tabalong terus gencar melakukan intervensi terhadap kasus gizi buruk. Bupati mengapresiasi keterlibatan sektor swasta dan berbagai perusahaan di Tabalong yang telah aktif berkolaborasi membiayai pengentasan anak-anak stunting di bumi Sarabakawa.
Sementara di sektor pendidikan, penguatan karakter juga terus digenjot sejak dini. “Untuk SD dan SMP di Tabalong, sekarang sudah diterapkan pelajaran PEKA (Pendidikan Karakter). Karakter ini esensinya adalah akhlak. Ini yang kita tanamkan agar anak-anak kita siap menjadi pemain utama menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya (Na)































































