TANJUNG, kontrasx.com – Bupati Tabalong menginginkan agar UMKM di Bumi Saraba Kawa terus berinovasi.
“Saya harap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan kesempatan sebaik-baiknya untuk belajar, berinovasi, dan memperluas jejaring bisnis” ujarnya, kemarin
H Fani menyampaikan di era digitalisasi saat ini perlu mempersiapkan UMKM yang adaptif dan berdaya saing agar bisa sustain atau terus bertahan di dunia usaha.
“Pemanfaatan teknologi memegang peran yang tidak kalah penting bagi kemajuan UMKM. Kita perlu mendorong UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan bisnisnya, seperti e-commerce, pemasaran digital, dan manajemen keuangan berbasis digital” ucapnya.
Ia menerangkan di masa depan, UMKM dituntut untuk menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutan dalam menjalankan usahanya, seperti produksi ramah lingkungan, pengelolaan sampah yang baik, dan penggunaan energi terbarukan.
“Upaya-upaya tersebut akan berhasil jika faktor pelaku UMKM, pemerintah, dan pihak swasta saling berkolaborasi dan bersinergi dalam membina dan mendukung proses tumbuh kembang UMKM di Kabupaten Tabalong” ucapnya saat membuka gelaran Adaro Spectaprenuer di Tanjung Expo Center, kemarin.
Ia mengatakan pemerintah daerah akan terus berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif dengan mendorong dan memfasilitasi pengembangan UMKM.
“Baik melalui program pelatihan, akses permodalan, maupun promosi yang lebih masif, termasuk melalui platform digital” kata H Fani.
Sementara, KTT PT Adaro Indonesia, Deny Widihatmoko menyebut sebagai tulang punggung perekonomian UMKM harus selalu berinovasi.
“Inovasi membuat UMKM bisa tetap eksis di segala kondisi, sehingga mampu menggerakkan perekonomian secara berkelanjutan” sebutnya.
“Kami turut serta mendukung pertumbuhan dan kemajuan UMKM Tabalong, menjadikan produk UMKM semakin bervariasi, mendukung penjualan produk, sekaligus memperkenalkan hasil-hasil inovasi terbaru” timpalnya.
Dikesempatan sama, Ketua Pelaksana, Afrida Hasnah mengatakan bazar kali ini melibatkan ratusan pelaku UMKM lokal dengan beragam produk.
“Mari kita jadikan kegiatan ini bukan hanya sekadar acara tahunan, melainkan momentum kebangkitan ekonomi daerah, langkah nyata menuju masa depan yang lebih mandiri, inklusif, dan berkelanjutan” katanya. (Can)

































































