Tanjung, kontrasx.com– Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung kembali membuktikan komitmennya dalam pembinaan keterampilan. Kemarin, suasana Rutan tampak hijau dan produktif saat warga binaan yang telah terlatih memanen puluhan ikat sawi dari Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Hasil panen ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan program pembinaan, tetapi juga langsung mendarat ke dapur Rutan sebagai menu tambahan yang sehat dan bergizi bagi para narapidana.
Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, menegaskan bahwa program berkebun sawi ini memiliki dua manfaat utama, edukasi dan pemenuhan kebutuhan.
“Kegiatan berkebun sawi dari program SAE ini tidak hanya mengajarkan warga binaan untuk memiliki keterampilan bercocok tanam dan merawat tanaman, tetapi hasil dari kebun program SAE ini juga dapat dimanfaatkan langsung untuk kebutuhan sehari-hari,” ucap Raymon.
Panen sawi kali ini mencapai 60 ikat, melengkapi panen sebelumnya yang menghasilkan 160 ikat. Seluruh proses panen dilakukan di bawah pengawasan ketat petugas Rutan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
Raymon menjelaskan bahwa hasil panen ini langsung diserahkan kepada petugas dapur. “Ini menjadi pelengkap menu tambahan bagi para warga binaan, sehingga mereka mendapatkan menu yang lebih sehat dan bergizi,” ujarnya, menegaskan upaya Rutan dalam menjaga asupan gizi warganya.
Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Tanjung, Al Muqtadir Pasya, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk tidak berhenti pada sawi. Inovasi terus digencarkan dengan rencana penambahan jenis varian tanaman pangan di Kebun SAE.
“Kami akan terus berupaya untuk menambah jenis tanaman pangan yang bisa ditanam di kebun SAE ini,” kata Pasya.
Tujuan utama dari inovasi ini adalah memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk belajar keterampilan baru melalui jenis tanaman baru, memupuk kerja sama, dan mengembangkan kreativitas. Diharapkan, keterampilan bertani yang mereka peroleh akan menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke masyarakat, sehingga dapat menciptakan peluang ekonomi mandiri. (Can)






























































