Kenaikan Sampah Bukan Di Bulan Ramadhan
TANJUNG, kontrasx.com – Meski berada di bulan Puasa, sampah rumah tangga yang ditimbulkan masyarakat Tabalong tidak mengalami kenaikan.
Hal tersebut disampaikan Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabalong, M Ramadani.
“Selama Ramadhan dari segi timbulan sampah masih tetap sama. Biasanya untuk peningkatannya tidak terjadi di bulan puasa tapi di awal-awal bulan Desember, Januari dan Februari sampah masuk ke TPA memuncak” terangnya pada kontrasx.com, Kamis (12/3) kemarin.
Dani menjelaskan terjadinya peningkatan sampah yang masuk ke TPA (tempat pembuangan akhir) karena adanya perluasan layanan angkutan.
“Sebelumnya desa-desa belum terlayani, tahun ini sudah mulai terlayani” terangnya.
Ia menyebutkan tahun 2025 lalu jumlah sampah yang masuk ke TPA Bongkang sekitar 86 ton per hari.
“Tahun ini jumlahnya mencapai 90 ton per hari. Ada kenaikan 4 sampai 6 ton” bebernya.
“Tapi kalau kondisi puncak bisa tembus 100 ton per hari, misalnya saat musim buah” sambungnya.
Menurutnya sampah tersebut juga berasal dari 100 Desa dan Kelurahan.
Dani menegaskan meskipun bulan puasa, layanan yang pihaknya berikan tetap normal.
“Layanan tetap normal, tidak ada libur” tukasnya.
Demi tercipta lingkungan kota yang bersih, ia meminta masyarakat untuk tertib meletakkan sampahnya di TPS dari pukul 18.00 wita hingga pukul 24.00 wita.
“Ini dikarenakan pengumpulan dan pengangkutan sampah khususnya kawasan perkotaan dilaksanakan dari pukul 02.00 wita sampai 05.00 wita. Sehingga jika masyarakat tertib dalam membuang sampah sesuai jadwal maka kebersihan dan keindahan kota akan terjaga” ungkapnya.
Untuk mengurangi sampah masuk ke TPA, Dani juga mengajak masyarakat untuk mengolah sampah organik di masing-masing rumah.
“Mari olah sampah organik di rumah, tabung sampah ke bank sampah dan tertib membuang sampah sesuai jadwal” ajaknya. (Boel)

































































