TANJUNG, kontrasx.com – Tiga lokasi yakni halaman kantor DPRD Tabalong, lapangan voli Kodim 1008/Tabalong dan Masjid Istiqomah Masintan, Kecamatan Kelua jadi tempat warga Muhammadiyah Tabalong melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, Jum’at (20/3).
Di lokasi tersebut warga Muhammadiyah melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan tertib salah satunya seperti terlihat di halaman DPRD Tabalong.
Usai ibadah para jamaah saling berjabat tangan mengucap maaf dan sesekali berswafoto untuk mengabadikan momen tersebut.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tabalong, Yuzan Noor bersyukur telah melaksanakan shalat Ied.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan bergembira artinya ditengah-tengah kita ada perbedaan namun ukhuwah islamiah diantara sesama muslim tetap terjalin” ucapnya.
Yuzan menuturkan perbedaan yang terjadi tidak perlu diperdebatkan ataupun dibesar-besarkan dan tidak perlu dipertentangkan.
“Itu hanya beda metode cara perhitungan kalender 1 Ramadhan dan 1 Syawal. Kepada saudara-saudara kita yang merayakan (Idul Fitri) besok itu sangat kita hormati” tuturnya.
Ia pun ingin melalui momentum bahagia ini dapat tetap terjalin ukhuwah islamiah di antara sesama muslim.
“Kita bersyukur untuk selalu berdoa mudah-mudahan amal ibadah kita di bulan Ramadhan ini diterima, kesalahan kita diampuni dan kebersamaan kita selaku warga muslim dan Tabalong pada khususnya lebih mendapat keberkahan dari Allah SWT” ucapnya.
Terkait kegiatan lain perayaan Idul Fitri ini, Ia mengatakan dilaksanakan seperti biasa.
“Paling halalbihalal, syukuran kecil-kecilan itu biasa, tidak ada yang (perayaan) besar-besaran. Kita menghindari juga hal-hal yang diasumsikan berlebihan, kita tidak ingin seperti itu” kata Yuzan.
Sementara, warga Muhammadiyah Tabalong yang juga Wakil DPRD, Mustapa menyatakan momentum Idul Fitri dimaknai sebagai kekompakan antar umat.
“Memang kami agak duluan melaksanakan shalat Ied daripada yang diumumkan pemerintah pusat. Namun perbedaan ini jangan dibuat sebagai hal yang bisa melunturkan tali silaturrahmi sesama muslim” ujarnya.
“Ini kita maknai suatu kekompakan jadi jangan ada perbedaan antar sesama” timpalnya.
Mustapa pun berharap melalui momen ini dapat menambah kesejahteraan dan keakraban masyarakat Tabalong.
“Harapan kedepan Tabalong lebih sejahtera lagi, dan meningkatkan keakraban sesama umat muslim” harapnya. (Can)






























































