TANJUNG, kontrasx.com – Hingga akhir Agustus 2026 ini, setidaknya ada puluhan jembatan yang sudah ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tabalong.
Kepala Dinas PUPR Tabalong, Wibawa Agung Subrata menuturkan penanganan rehabilitasi dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Jembatan.
“Rehabilitasi dilakukan TRC Jembatan. Begitu ada laporan masuk, kita usahakan untuk segera ditangani” jelasnya pada kontrasx.com, Rabu (26/8).
Agung menyebutkan jumlah jembatan yang di rehah hingga Akhir Agustus ini sebanyak 25 buah.
“Jumlahnya 25 buah jembatan, jenisnya jembatan kayu, termasuk jembatan gantung. Jumlahnya sudah diatas target pekerjaan, target terlampaui” ujarnya.
Menurutnya, penanganan yang dilakukan mulai dari rehab sedang hingga rehab ringan.
“Kebanyakan rehab ringan saja, misalnya penggantian papan lantai. Hanya jembatan gantung Pasar Batu di Muara Uya saja yang rehab total” terangnya.
“Ada juga pekerjaan berupa peninggian tiang penyangga karena tali sling nyangkut dan tertabrak mobil. Lokasinya di Telaga Itar dan Sungai Pimping. Tiangnya ditinggikan sekitar 1 sampai 1,5 meter” sambungnya.
Ia mengatakan lokasi kegiatan tersebar di wilayah Utara, Tengah dan Selatan Tabalong.
“Paling banyak di wilayah Selatan dan Utara. Diantaranya ada di Jaro, Waling, Ampukung” imbuhnya.
Agung juga menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen mendukung program prioritas Bupati Tabalong Jalan dan Jembatan Mantap.
“Program Jalan dan Jembatan mantap adalah prioritas Dinas PUPR sesuai kewenangan. Kami siap mensukseskan program tersebut” pungkasnya. (Boel)
































































