TANJUNG, kontrasx.com – Kepala Dinkes Tabalong, H Ahmad Baihaki mengatakan kondisi asap tebal yang menyebabkan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) bisa diderita semua orang, terlebih anak-anak, ibu hamil maupun lansia.
“Apalagi yang punya komorbit seperti Asma dan TB Paru, sangat berpengaruh” jelasnya pada kontrasx.com, Selasa (29/9) diruang kerjanya.
Baihaki menjelaskan penderita Ispa ada tingkatannya juga.
“Ada ispa sedang dan berat. Saat ini masih yang sedang, masih bisa ditangani di fasilitas kesehatan tingkat pertama Puskesmas. Kecuali yang punya komorbit, baru ke rumah sakit” bebernya.
Ia menyatakan pihaknya sudah menghimbau dan mengedukasi masyarakat agar dampak Ispa bisa diminimalisir.
“Jangan sampai masyarakat kita terpengaruh udara seperti ini. Kurangi aktifitas diluar ruangan, secukupnya saja sesuai kebutuhan.
Banyak minum air putih dan jaga daya tahan tunuh” tuturnya.
Baihaki menegaskan pihaknya tak hanya memberi himbauan namun juga sudah melakukan tindakan dengan membagikan masker ke masyarakat.
“Sebelumnya bersama Bupati dan IDI Tabalong kita juga sudah bagikan masker. Ada dengan PKK dan berbagai organisasi lainnya, termasuk Puskesmas” ucapnya.
“Kalau masyarakat butuh masker datang saja ke Puskesmas selama persediaan masih ada. Kalau tidak ada datang saja ke Dinkes, gratis. Ini bentuk kepedulian kita pada masyarakat” timpalnya.
Menurutnya kondisi asap tebal dengan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang mengarah ke angka berbahay tidak hanya terjadi di Tabalong namun juga melanda wilayah Kalsel secara umum. (Boel)

































































