Tanjung, kontrasx.com – Senyum sumringah menyelimuti warga Kabupaten Tabalong pagi ini. Setelah sempat dibalut kabut asap pekat dalam beberapa hari terakhir, langit di Bumi Sarabakaw kembali membiru dan udaranya terasa jauh lebih segar.
Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pagi ini, parameter PM10 tercatat di angka 71, yang menunjukkan kualitas udara berada pada indikator Sedang. Kondisi yang jauh membaik ini langsung dimanfaatkan warga untuk kembali beraktivitas secara normal, termasuk dibukanya kembali kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah-sekolah.
Kecerahan pagi ini menjadi kabar membahagiakan, terutama bagi kalangan orang tua. Selama kabut asap pekat melanda, kekhawatiran meluas lantaran ribuan warga dilaporkan terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) oleh Dinas Kesehatan Tabalong beberapa waktu lalu.
Aminah, salah satu warga Murung Pudak, tidak mampu menyembunyikan rasa bahagianya saat mengantar sang buah hati kembali ke sekolah.
“Kita senang anak-anak bisa masuk sekolah lagi. Karena saat kabut asap kemarin, kita sangat khawatir mereka jadi sakit, walaupun saat itu mereka dirumahkan dan tidak masuk sekolah,” ungkap Aminah lega.
Meski demikian, Aminah mengaku masih menyimpan rasa rasa was-was. Walaupun titik api di Tabalong relatif sedikit, faktor arah angin tetap menjadi kekhawatiran tersendiri.
“Kalau angin yang membawa asap ke Tabalong, kita masih khawatir jangan-jangan kabut asap terjadi lagi. Semoga kondisi cerah seperti ini bisa berlangsung seterusnya,” tambahnya.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Tabalong, Haris Fakhrozi, membenarkan bahwa kondisi kualitas udara pada hari ini telah membaik dan terpantau cerah secara umum.
“Dapat kami sampaikan bahwa pada hari ini kondisi udara di Kabupaten Tabalong terpantau cerah. Berdasarkan hasil pemantauan, konsentrasi PM10 berada di angka 71 µg/m³ yang masuk dalam kategori Sedang. Artinya kualitas udara masih dapat diterima, namun terdapat partikel debu yang dapat berpengaruh bagi kelompok sensitif,” terang Haris pada Selasa (13/10)
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan saat beraktivitas. Mengingat kualitas udara masih berada pada kategori Sedang, warga khususnya kelompok rentan dan anak-anak diharapkan mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak terlalu mendesak.
“Selalu gunakan masker saat harus beraktivitas di ruang terbuka untuk mengantisipasi paparan partikel debu” pesan Haris.(Red)
































































