TANJUNG, kontrasx.com – Sebagian rumah warga di Kecamatan Kelua khususnya di Desa Paliat yang menjadi langganan banjir tahunan sudah tidak lagi terendam air, khususnya saat banjir kali ini.
Hal tersebut diungkapkan Camat Kelua, Fariduddin.
Fariduddin mencontohkan hampir semua rumah kayu yang sebelumnya menjadi langganan banjir di Desa Paliat sudah tidak terendam lagi.
“Di Desa Paliat hampir semua rumah sudah di angkat atau ditinggikan oleh masing-masing warga. Sudah menyesuaikan, masyarakat sudah tahu” tuturnya pada kontrasx.com, Selasa (30/12) siang.
“Rumah yang dibawah jalan atau sama tingginya dengan badan jalan ditinggikan dari 0,5 meter sampai satu meter lebih. Makanya tahun ini tidak banyak rumah warga yang tergenang” timpalnya.
Menurutnya ada kesadaran warga bahwa lebih baik mengeluarkan biaya meninggikan rumah dari pada membersihkan rumah yang terendam air, termasuk beres-beres pasca banjir.
Fariduddin mengatakan ada sejumlah warga yang menjual jasa untuk meninggikan rumah.
“Khusus rumah kayu. Kalau upahnya tergantung besar-kecil ukuran rumahnya. Ada yang sampai Rp 25 juta, ada juga yang kurang ataupun lebih” pungkasnya. (Boel)






























































