TANJUNG, kontrasx.com – Wajah anak-anak muda Tabalong yang beruntung mengikuti program pelatihan Fresh Operator dan Mekanik yang digelar PT Putra Perkasa Abadi (PPA) tampak sumringah.
Orang tua peserta pelatihan Fresh Operator dan Mekanik yang turut berhadir juga tampak haru dan senang melihat putranya memiliki kesempatan besar bekerja disektor pertambangan.
Section Head HCGA PT PPA, Singgieh Prananda mengungkapkan ada 30 anak muda Tabalong yang mengikuti program pelatihan kali ini.
“15 orang Operator dan 15 orang Mekanik, totalnya ada 30 siswa. Mereka ini semuanya anak-anak Tabalong, 100 persen ber-KTP Tabalong” jelasnya pada kontrasx.com, Kemarin di Hotel Aston Tanjung.
Singgieh menuturkan, saat pelatihan program Fresh Operator dan Mekanik, para siswa ini akan dilatih selama 8 bulan.
“Begitu selesai pelatihan dan OJT, mereka akan langsung diterima kerja, langsung kontrak kerja dengan PPA” tegasnya.
Menurutnya program pelatihan ini sudah yang kedua kalinya diselenggarakan PT PPA semenjak beroperasi di wilayah Bumi Saraba Kawa.
Ia menerangkan selain berasal dari Desa ring 1 operasional perusahaan, siswa peserta pelatihan juga diserap dari BLK dan data Silangkar.
“Serapan dari BLK kita upgrade. Dari data Silangkar (Sistem Informasi Penanggulangan Kemiskinan Terpadu dan Terintegrasi)
juga kita ambil. Ini salah satu bentuk sinergi kita bersama Pemkab Tabalong untuk memutus mata rantai kemiskinan, sebagaimana hal ini sering disampaikan oleh pak Bupati” bebernya.
Singgieh juga mengatakan selain program pelatihan Fresh Operator dan Mekanik, pihaknya juga berkolaborasi dengan Disnaker untuk pelatihan atau Sertifikasi BNSP Welder (Las) sebanyak 12 orang dan pemagangan dari Balai Latihan Kerja (BLK) sebanyak 15 orang.
“Ada juga bantuan untuk pekerja non formal bagi warga di Ring 1 di tujuh Desa dari empat Kecamatan sebanyak 300 orang sebagai peserta
program “Sertakan” di BPJS Ketenagakerjaan. Ini program penjaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi pekerja non formal” imbuhnya.
Pihaknya pun akan terus mengupayakan program seperti ini terus berlanjut di tahun berikutnya.
“Kami juga berharap kegiatan seperti ini terus berkelanjutan” imbuhnya.
Terpisah, peserta Fresh Operator dan Mekanik dari Banua Lawas, Akram, mengatakan ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadi peserta.
“Saya peserta pelatihan di operator, salah satu syaratnya tinggi badan 165 cm, umur minimal 21 tahun. Program seperti ini sangat bermanfaat bagi anak muda Tabalong” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan peserta asal Mabuun, Aldo.
“Tolong beri kesempatan anak-anak muda Tabalong supaya kami jangan lagi tersisih. Kami yakin bisa bersaing dengan orang dari luar asal diberi kesempatan” ucapnya.
Peserta lain dari Maburai, ilham, juga berharap program pelatihan dan pemagangan seperti ini bisa terus berlanjut setiap tahun.
“Kesempatan seperti ini mudah-mudahan selalu ada setiap tahun, supaya ada regenerasi. Kawan-kawan yang lain nantinya juga punya kesempatan bekerja di sektor pertambangan” tukasnya. (Boel)































































