TANJUNG, kontrasx.com – Dari belasan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Tabalong, hanya lima diantaranya yang menjadi penyalur resmi BBM bersubsidi jenis Bio Solar.
Sales Branch Manager Wilayah II Kalsel PT Pertamina Patra Niaga, Muhammad Raja Doly Hutabarat mengakui dari 13 SPBU yang ada di Tabalong hannya 5 yang menjual bio solar bersubsidi.
“Yang menjual bio solar yakni SPBU Hikun, Mantuil, Kasiau, Muara Uya dan SPBU Maburai. Ini SPBU yang sedang menjalankan tugas negara menyalurkan solar bersubsidi” jelasnya pada kontrasx.com, sehari menjelang hari raya Idul Adha usai pertemuan dengan perwakilan sopir, anggota DPRD Tabalong dan instansi terkait.
Raja mengatakan tidak meratanya SPBU menjual solar bersubsidi karena beberapa faktor.
Sebelumnya, di dalam forum pertemuan Raja juga menyatakan SPBU penyalur bio solar bersubsidi bisa ditambah.
“Bisa, dengan kolaborasi Pertamina dan Pemda” imbuhnya.
Menurutnya, untuk 5 SPBU tersebut, kouta BBM bersubsidi Bio Solar yang disalurkan BPH Migas dari Januari hingga April tadi mencapai 2.976.000 liter.
“Kuota subsidi yang diberikan BPH Migas melalui ajuan Pemda untuk SPBU tertentu di wilayah tersebut, bukan oleh Pertamina atau pihak SPBU. Ajuan bisa diterima bisa ditolak” bebernya.
Raja mengungkapkan kouta yang diberikan ke tiap SPBU tidak sama.
“Pertamina melihat realisasinya (di lapangan), misalnya SPBU Hikun dan Mantuil bisa saja berbeda, tergantung ketaatan, polanya begitu” katanya. (Boel)
































































