TANJUNG, kontrasx.com – Tak sanggup bertahan, sebagian masyarakat pengguna kendaraan dengan bahan bakar jenis Pertamax mulai beralih menggunakan BBM jenis Pertalite.
Warga Kelurahan Pembataan RT 15 Flambon, Petri Susanto (45) mengeluhkan kondisi kenaikan harga Pertamax sehingga memaksanya beralih menggunakan Pertalite.
“Sebelumnya menggunakan pertamax, kini berpindah ke pertalite karena harganya mahal, terpaksa beralih” tuturnya pada kontrasx.com, Rabu (10/6) di SPBU Mabuun.
Petri mengaku kenaikan harga BBM jenis Pertamax ini memberatkan masyarakat.
“Harganya sekarang tinggi, bagi masyarakat kecil memberatkan” ujarnya.
Sebagai penjual jasa angkutan, kondisi ini membuatnya tak punya pilihan kecuali beralih jenis bahan bakar ke pertalite.
“Kita di jasa angkutan sangat berpengaruh, kalau biaya dinaikkan berat juga bagi pengguna jasa. Mau tidak mau pindah ke pertalite” bebernya.
Petri mengatakan saat ini dirinya sedang mengurus QR subsidi jenis pertalite.
“Ini lagi ngurus QR pertalite ke Pertamina” imbuhnya.
Ia pun berharap pemerintah bisa segera menstabilkan harga BBM. (Boel)

































































