Tanjung, kontrasx.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam memajukan dunia pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.
Dalam waktu dekat, Pemkab Tabalong berencana menggelontorkan program besar berupa pemberian seragam dan peralatan sekolah secara gratis bagi seluruh siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Tabalong.
Pengumuman yang dinanti-nanti ini disampaikan langsung oleh Bupati Tabalong saat menghadiri perayaan Peringatan Paskah bersama umat Kristiani di Gedung Sarabakawa(7/7). Langkah strategis ini dirancang untuk memastikan seluruh anak di Bumi Sarabakawa mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak tanpa terkecuali.
“Kami merencanakan pada tahun ini, seluruh anak-anak sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMP nantinya akan kami berikan pakaian dan peralatan sekolah lengkap,” ujar Bupati Tabalong.
Bupati menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk intervensi langsung pemerintah daerah untuk mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sejak usia dini.
Melalui fasilitas gratis ini, anak-anak di Tabalong diharapkan lebih termotivasi untuk giat belajar dan siap menjadi “pemain utama” dalam pembangunan daerah di masa depan.
Rencana besar ini bukan sekadar wacana. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong, Gusti Judid Permana, memastikan bahwa program tersebut akan segera dieksekusi pada tahun ini juga melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.
“Insya Allah pada APBD Perubahan tahun ini, akan kami tambahkan alokasi dana BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah) pada masing-masing satuan pendidikan untuk pembuatan dua setel seragam sekolah, tas, dan alat tulis,” ungkap Gusti Judid saat dikonfirmasi.
Lebih lanjut, Judid menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan, tetapi juga dirancang untuk menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.
Pihaknya akan menginstruksikan agar eksekusi pembuatan seragam di lapangan berkolaborasi dengan pelaku UMKM dan penjahit lokal di wilayah masing-masing.
“Untuk pelaksanaannya, diharapkan nanti bisa berkolaborasi dengan UMKM atau penjahit pada masing-masing wilayah. Dengan begitu, terjadi dampak perputaran ekonomi yang positif secara merata di Kabupaten Tabalong,” pungkasnya. (Rel)































































