TANJUNG, kontrasx.com – Polemik antara warga Desa Padangin Kecamatan Tanta dengan PT Adaro Indonesia akhirnya melahirkan beberapa poin kesepakatan.
Saat Rapat Dengar Pendapat bersama DPRD Tabalong, warga Padangin menyampaikan sejumlah persoalan seperti debu, bising dan getaran dari operasional perusahan di jalan hauling yang melintasi wilayah desanya. Termasuk tak adanya titik temu terkait harga pembebasan rumah warga terdampak.
Setelah terjadi pembicaraan alot, di fasilitasi DPRD, kedua belah pihak menyepakati empat poin untuk dilaksanakan.
Kepala Desa Padangin, H Rahmadi mengatakan hasil kesepakatan tersebut sudah sesuai dengan keinginan warganya.
“Alhamdulillah, kesepakatan tadi sepertinya sudah sesuai dengan kehendak masyarakat” ungkapnya pada kontrasx.com, Senin (24/8) usai RDP.
Rahmadi berharap Adaro bisa mengabulkan keinginan warganya.
“Apa yang diinginkan warga dikabulkan sehingga warga kami bisa tidur tenang, tidak ada debu dan getaran” ucapnya.
Ia menuturkan setidaknya ada 17 rumah warga yang terdampak dari aktivitas operasional perusahaan di jalan hauling yang dekat dengan permukiman.
Rahmadi juga mengatakan kondisi debu di permukiman saat ini cukup memprihatin. “Parah, debunya memprihatinkan, apalagi ini musim kemarau” katanya.
“Tolong, bantu masyarakat, sama-sama kita bantu masyarakat” timpalnya.
Terpisah, Goverment Relation Site Departement Head PT Adaro Indonesia, Antoni Kurniawan menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti hasil kesepakatan.
“Kita komitmen dengan kesepakatan” tegasnya.
Adapun poin kesepakatan tersebut yakni:
- Pihak Manajemen PT. Adaro Indonesia dengan ini menyatakan akan segera menyelesaikan permasalahan ini secepatnya.
- Manajemen PT. Adaro Indonesia mengupayakan untuk Pergantian Pembebasan Lahan/Rumah Warga pada Ring 1 di Desa Padangin sesuai dengan data yang telah ditentukan menggunakan sistem appraisal dengan ada nilai ekonomis.
- Pihak Manajemen PT. Adaro Indonesia berkomitmen memastikan kondisi jalan di Ring 1 dalam keadaan baik radius 1 Km kiri dan kanan jalan hauling.
- Bahwa Pihak Manajemen PT. Adaro Indonesia melanjutkan Penyiraman jalan Hauling secara intens (3 kali sehari) di musim kemarau untuk mengurangi dampak debu yang dirasakan langsung oleh Masyarakat Desa Padangin.
RDP ini juga dihadiri beberapa instansi terkait termasuk dari Kecamatan Tanta. (Boel)

































































