Tanjung, kontrasx.com – Era tsunami informasi sekarang ini membuat manusia sulit menyaring mana fakta mana fiksi sehingga tidak sedikit yang termakan berita palsu.
Diperlukan literasi digital untuk mengetahui mana yang benar benar fakta dan bisa menyaring sebelum membagi atau menanggapi dengan cerdas kabar yang belum jelas di media social.
Sebagai bentuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan transparansi informasi serta bentuk respon cepat terhadap berbagai aspirasi dan isu yang berkembang di tengah masyarakat, Pemkab Tabalong tengah menyiapkan inovasi layanan berbasis aplikasi digital bernama “HALO Tabalong”.
Rencana peluncuran aplikasi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Tabalong, Ir. H. M. Noor Rifani, S.H., S.T., M.T., dalam pertemuan rutin tiga bulanan bersama tokoh masyarakat, ulama, LSM, mahasiswa, serta insan pers di Tanjung, Kamis (1/10) tadi.
Bupati menegaskan pentingnya literasi informasi yang akurat dan bertanggung jawab agar masyarakat tidak terpengaruh oleh isu-isu liar atau kabar bohong (hoax).
Aplikasi HALO Tabalong dihadirkan sebagai kanal resmi sekaligus solusi digital agar penanganan aduan maupun penyampaian program pemerintah dapat diakses warga secara cepat dan transparan.
“Kita perlu memberikan literasi dan informasi yang jelas kepada warga mengenai apa yang sudah dan akan dikerjakan pemerintah. Jangan sampai masyarakat mendapat informasi yang tidak jelas dan tidak bertanggung jawab yang dapat mengganggu kondusivitas daerah,” ujar H Fani di hadapan para tokoh masyarakat.
Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tabalong pada Triwulan II mencatatkan pertumbuhan pesat sebesar 5,91 persen, berada di atas rata-rata nasional sebesar 5,05 persen.
“Jangan sampai pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi justru akan terganggu dengan adanya berita hoax yang memberi dampak buruk bagi Tabalong” tandas H Fani.
Selain pertumbuhan ekonomi yang disampaikan Bupati juga memaparkan progress bandara Warukin yang akan beroperasi sebentara lagi.
“Proses perizinan perubahan status Bandara Warukin dari bandara khusus menjadi bandara umum yang ditargetkan mulai beroperasi pada November mendatang” beber Bupati.
Bupati mengimbau seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, hingga organisasi kemahasiswaan untuk terus menjaga sinergi dan kolaborasi bersama Pemkab Tabalong demi kesejahteraan masyarakat serta menjaga kondusivitas daerah. (Red)

































































