Tanjung, kontrasx.com – Meningkatkan kualitas layanan dan memperoleh pengakuan berstandar nasional, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tabalong menggelar sosialisasi akreditasi perpustakaan.
Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Kebudayaan Gemar Membaca Dispersip Tabalong, Fajar Kusumanto menekankan pentingnya kegiatan sosialisasi ini.
Menurutnya, akreditasi merupakan langkah krusial untuk memastikan perpustakaan di Tabalong telah memenuhi standar layanan yang ditetapkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).
“Sosialisasi Akreditasi ini sangat penting untuk memberikan panduan kepada para peserta agar dapat melakukan usulan akreditasi secara mandiri” ujar Fajar, Senin (25/8).
“Pengajuan akreditasi kini terintegrasi secara nasional melalui aplikasi SIPAPI (Sistem Penilaian Akreditasi Perpustakaan). Kami berharap seluruh perpustakaan dapat memanfaatkan kemudahan digital ini” timpalnya.
Fajar membeberkan langkah awal yang wajib dilakukan oleh setiap perpustakaan sebelum mengajukan usulan akreditasi.
“Peserta diwajibkan terlebih dahulu memperoleh dan memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) yang difasilitasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabalong” katanya.
Ia menyebutkan hingga saat ini, Kabupaten Tabalong telah memiliki 11 Perpustakaan yang berhasil memperoleh status terakreditasi, dengan rincian 5 Perpustakaan Umum (4 Perpustakaan Desa dan 1 Perpustakaan Daerah)
serta 6 Perpustakaan Sekolah.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi Dispersip Tabalong untuk terus mendorong peningkatan kualitas” imbuhnya.
Akreditasi sendiri, lanjut Fajar, memiliki maksud dan tujuan tunggal, yakni memperoleh pengakuan yang berstandar Perpustakaan Nasional. Dengan adanya pengakuan ini, kualitas pengelolaan dan pelayanan perpustakaan diharapkan semakin meningkat.
Kegiatan yang dilaksanakan di aula Perpusarsip Tabalong ini diikuti oleh 25 perwakilan dari Perpustakaan Sekolah dan Perpustakaan Desa.
Dispersip Tabalong pun berharap agar seluruh Perpustakaan Desa dan Perpustakaan Sekolah yang hadir dapat segera menindaklanjuti hasil sosialisasi ini.
Seluruh perpustakaan di Tabalong diharapkan dapat terakreditasi secara bertahap, sehingga mampu menyajikan layanan yang lebih optimal dan menjadi pusat literasi masyarakat yang berstandar nasional. (Sm)






























































