TANJUNG, kontrasx.com – Menghadapi ancaman bencana Hidrometeorologi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabalong terus gencar melakukan pemahaman kepada masyarakat.
Pemahaman terhadap bencana ini dilakukan ke masyarakat melalui edukasi hingga simulasi.
Kepala BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi menyampaikan saat ini bencana Hidrometeorologi terjadi di Sumatera-Aceh
“Kita ini memasuki iklim Hidrometeorologi, ini bencana terkait dengan air misalnya banjir, banjir bandang, tanah longsor itu sudah kita lihat terjadi di Sumatera-Aceh” ucapnya pada kontrasx.com, Kamis (4/12).
Haris menuturkan pihaknya pun sudah gencar untuk mengedukasi warga dalam kebencanaan tersebut.
“Kami sudah melakukan kesiapsiagaan, pertama melakukan edukasi dan simulasi terhadap masyarakat ini lagi giat-giatnya kita lakukan” tuturnya.
“Paling tidak mengenalkan kepada komunitas, masyarakat, satuan pendidikan bahwa bencana itu kalau terjadi dampaknya bagaimana mengurangi resikonya” timpalnya.
Selain hal tersebut, pihaknya juga memastikan kesiapan sumber daya manusia hingga peralatan dalam mendukung penanggulangan kebencanaan.
“Selain BPBD kita mempunyai UPBS yang merupakan ujung tombak dan garda terdepan termasuk di satuan pendidikan. Kemudian peralatan lengkap untuk melakukan evakuasi dan penyelamatan kalau terjadi bencana khususnya terkait air yaitu water rescue, Insyaallah siap dan kita mempunyai mitra Basarnas yang khusus penyelamatan dan evakuasi” bebernya.
Ia menerangkan peran serta desa dan instansi yang berada di kluster kebencanaan juga akan terlibat.
“Peran serta desa dan instansi yang berada di kluster kebencanaan seperti Dinsos, Disdik, Dinkes termasuk kluster evakuasi, logistik, kluster pendidikan, kluster infrastruktur semua itu sudah kita lakukan termasuk kepada pelaku usaha” terang Haris.
Haris menyatakan untuk persediaan logistik kebencanaan juga masih tersedia di BPBD Tabalong
“Alhamdulillah di BPBD Tabalong logistik tersedia” ucapnya.
Meski saat ini kondisi normal, Ia pun menghimbau masyarakat tetap waspada terhadap bencana Hidrometeorologi.
“Kami menghimbau pada masyarakat untuk memperhatikan peringatan dini yang disampaikan oleh institusi atau badan resmi seperti BMKG atau BPBD, kemudian mengenali tanda-tanda rambu kebencanaan apabila melakukan aktifitas sehari-hari, selanjutnya harus siap siaga minimal mengetahui bencana yang akan kita hadapi” imbaunya.
Ia mengatakan apabila dalam keadaan darurat bisa menghindar dari tempat kejadian.
“Selanjutnya menghubungi emergency call atau panggilan darurat BPBD Tabalong di nomor 082210107129” katanya. (Can)






























































