TANJUNG, kontrasx.com – Dorong minat baca dan literasi masyarakat khususnya di kalangan Pelajar dan Mahasiswa, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tabalong kembali menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk konkret peran perpustakaan dalam mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kepala Dispersip Tabalong, Hj Norhayati menuturkan kegiatan yang berlangsung sejak awal Mei ini telah menjaring 22 peserta dari berbagai satuan pendidikan.
“Setelah melalui proses seleksi awal, terpilih 10 peserta terbaik yang berhak melaju ke tahap selanjutnya. Seleksi lanjutan dilaksanakan pada Selasa, 27 Mei 2025 di aula Dispersip” ujarnya pada kontrasx.com, Rabu (28/5).
Norhayati mengatakan Lomba Karya Tulis Ilmiah
ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat dengan menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, ruang kegiatan positif, dan sumber informasi yang terbuka untuk semua.
“Kegiatan ini juga bertujuan untuk melatih kemampuan peserta dalam menulis karya ilmiah secara sistematis, serta menyampaikan informasi dengan bahasa yang menarik, komunikatif dan mudah dipahami” imbuhnya.
Ia membeberkan panitia lomba menghadirkan tiga orang juri profesional yang mengevaluasi setiap karya berdasarkan sejumlah indikator penting, yaitu kesesuaian dengan tema “Literasi sebagai Kunci Pembangunan Daerah melalui SDM Unggul” tingkat orisinalitas, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, inovasi, serta sejauh mana gagasan yang disampaikan bersifat aplikatif dalam kehidupan nyata.
“Pemenang lomba nantinya akan mendapatkan total hadiah jutaan rupiah, trofi, souvenir, dan piagam penghargaan. Namun lebih dari itu, kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kebanggaan serta semangat literasi di kalangan generasi muda” katanya.
Melalui kegiatan ini, Dispersip Tabalong berharap indeks pembangunan literasi masyarakat di wilayah Kabupaten Tabalong dapat meningkat secara berkelanjutan. Literasi yang kuat diyakini akan menjadi fondasi utama bagi terciptanya masyarakat yang cerdas, kritis, dan adaptif terhadap tantangan zaman. (Sm)






























































