TANJUNG, kontrasx.com – Bupati Tabalong, Ir H M Noor Rifani meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dapat menggunakan produk UMKM lokal dalam setiap kegiatan.
Ajakan ini dilakukan untuk mendukung perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Tabalong.
“Untuk oleh-oleh, suvenir maupun makanan harus dari UMKM lokal atau tidak berbau produk industri, ini untuk menghidupkan UMKM kita” ujarnya saat membuka sosialisasi Gerakan Bangga Belanja Produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Gerbang Barokah) di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Kamis (5/6).
H Fani menuturkan hal ini tidak hanya diimplementasikan di SKPD tetapi sampai ke Kecamatan dan Desa.
“Ini tidak saja event di Kabupaten tetapi sampai ke Kecamatan dan Desa-Desa. Kita perlu langkah nyata dengan mempromosikan produk-produk lokal UMKM” tuturnya.
Selain itu, Ia juga ingin di lobi Kantor ada etalase produk UMKM lokal.
“Jadi produk UMKM bisa dikenalkan di sana dengan jelas menaruh nomor telepon yang bisa dihubungi agar orang yang berminat bisa menghubunginya” katanya.
“Perubahan-perubahan ini yang harus kita sikapi untuk kemajuan UMKM, pelaku UMKM juga harus berubah seperti gencar melakukan penjualan secara daring atau tidak mesti harus mencari tempat lagi” tandas H Fani.
Sementara, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Tabalong, Syam’ani menyampaikan Gerobak Barokah ini ditujukan untuk mendorong masyarakat bangga dengan produk lokal.
“Selain itu mengajak masyarakat aktif berbelanja produk UMKM lokal” ucapnya.
Syam’ani menerangkan gerakan ini akan dijalankan mulai dari pemerintah daerah.
“Untuk gerakan ini dimulai dari pemerintah kabupaten Tabalong. Jadi setiap kegiatan baik itu rapat, sosialisasi dan pertemuan lainnya untuk konsumsi itu dari produk UMKM” terangnya.
Selain itu juga suvenir untuk tamu atau pada saat melakukan kunjungan, maka yang disiapkan dari produk UMKM lokal.
“Dalam peningkatan promosi, kantor-kantor pemerintah menyiapkan galeri atau outlet untuk memajang produk UMKM lokal. Dengan demikian produk UMKM kita bisa dikenal luas oleh masyarakat harapannya penjualan dari UMKM kita semakin meningkat” pungkasnya.
Terkait permodalan, pemerintah sudah menyediakan program kredit bunga nol persen tanpa biaya administrasi. (Can)































































