TANJUNG, kontrasx.com – Anggota DPRD Tabalong, Mursalin memberi apresiasi atas kedatangan warga Desa Wayau menyampaikan keluhan terkait persoalan di desanya.
Bahkan warga Wayau juga meminta fasilitasi “wakil rakyat” untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) sehingga berbagai pihak terkait dihadirkan.
“Apresiasi untuk warga Wayau, sejauh ini tidak ada warga desa yang seperti ini. Masyarakatnya kritis, ini luar biasa” ujarnya dalam RDP, Kamis (05/6).
Mursalin menegaskan persoalan yang disampaikan warga di dalam forum RDP tidak bisa dianggap remeh.
“Persoalan ini tidak bisa dianggap remeh, harus diselesaikan” tandasnya.
Politikus dari Utara Tabalong ini pun mengingatkan Kepala Desa Wayau supaya jangan menganggap main-masin persoalan ini.
“Jangan anggap main-main pak Kades” ujarnya.
Menurutnya dengan sikap warga yang menginginkan transparansi merupakan wujud warga yang ingin maju.
“Artinya mereka ingin maju, warga ingin perbaikan” imbuhnya.
Mursalin pun menyatakan kedudukan musyawarah di Desa adalah yang paling tinggi dalam pengambilan keputusan.
Sementara itu, anggota DPRD H Winarto menjelaskan aspirasi yang disampaikan warga merupakan bentuk dari Demokrasi.
“Inilah bentuk demokrasi, Kades tidak boleh alergi. Kritik ini untuk perbaikan” ucapnya.
“BPD juga harus menyerap aspirasi, sama halnya seperti DPRD, hanya tingkatannya saja di Desa. Tidak ada istilah tidak tahu (suara/aspirasi warga)” timpalnya.
Ia juga mempersilakan warga mengkomunikasikan aspirasinya dengan cara yang baik.
“Tapi jangan ngamuk-ngamuk. Kades juga jangan alergi, walaupun bukan pemilih Anda namun itu warga Anda juga. Kalau masyarakat tidak tau anggarannya (kegiatan di desa) mereka akan berpikir dananya di tilep, makanya harus terbuka” pungkasnya. (Boel)






























































