TANJUNG, kontrasx.com – Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Tabalong, Syam’ani menyatakan harga gas LPG 3 kg ditingkat pengecer saat ini mengalami penurunan.
Hal tersebut diketahui usai beberapa hari ini petugas gabungan melakukan pengawasan terhadap penyaluran “gas melon” tersebut.
“Alhamdulillah dari hasil pemantauan dari beberapa hari terakhir, harga yang kemarin mencapai Rp 50 rb di pengecer ini sudah mulai turun” ujarnya.
Syam’ani menyebut harga jual gas melon ini turun dikisaran harga Rp 25 ribu sampai Rp 35 ribu.
“Di pengecer harga sudah berkisar di Rp 25 ribu sampai Rp 35 ribu” sebutnya.
Ia pun menyampaikan saat ini pihaknya belum melakukan penindakan apabila ditemukan penyimpangan.
“Kita masih dalam tahapan sosialisasi jadi kalau ada ditemukan penyimpangan kita akan berikan peringatan dan pembinaan” ucapnya.
Namun, ketika tahapan sosialisasi sudah selesai, maka tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku akan diterapkan.
“Kira-kira dalam waktu satu bulan sosialisasi surat edaran sudah diterima semuanya (pangkalan, pengecer), maka kami pastikan setelah itu tindakan terhadap penyimpangan akan kita lakukan” tegas Syam’ani.
Syam’ani mengatakan masyarakat apabila menemukan penyimpangan terhadap penyaluran gas LPG 3 kg dapat melaporkan ke website lapor.go.id. (Can)






























































