TANJUNG, kontrasx.com – Melesatrikan budaya permainan lokal, Disporapar Tabalong bekerjasama dengan Gabungan Olahraga Balogo Indonesia (GOBI) menggelar
Festival Permainan Tradisional.
Bupati Tabalong HM Noor Rifani berharap gelaran ini bisa terus berlanjut.
“Mudah-mudahan acara pertandingan permainan tradisional ini bisa terus berlanjut” ucapnya saat membuka acara, Selasa (04/11) di Taman Giat Tanjung.
H Fani mengatakan pada Festival Permainan Tradisional ini Pemda mensupport dana hadiah sebesar Rp 45 juta.
“Dari Pemda sebesar Rp 45 juta. Secara pribadi saya bantu (tambah) sebesar Rp 10 juta” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.
Ia pun berpesan khususnya untuk kalangan anak-anak yang mengikuti permainan agar ajang ini dijadikan untuk bergembira sekaligus mempererat tali persaudaraan.
“Harus-senang-senang, gembira, jangan marah-marah pada temannya. Pererat tali persaudaraan” pintanya.
Sementara itu, Kepala Disporapar Tabalong Zulfan Noor akan mengembangkan kembali permainan tradisional khususnya Balogo.
“Kita akan kembangkan balogo hingga ke seluruh desa. Kalau dulu logo dari tempurung kelapa dan diberi aspal sekarang sudah kreasi” katanya.
Zulfan mengaku turut senang melihat anak-anak bermain logo meski aturan bermainnya belum sepenuhnya dikuasai.
Ketua Panitia pelaksana kegiatan, Muhammad Dzaky Makarim menuturkan Festival Permainan Tradisional ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan HUT Tabalong ke-60.
“Selain itu kegiatan ini juga untuk melestarikan budaya yang sarat sportivitas” imbuhnya.
Dzaky menyebutkan Festival ini diikuti 579 peserta dengan 10 kategori lomba seperti balogo, engrang, lari balok dan permainan tradisional lainnya.
Ia juga berharap festival permainan ini bisa terus berlanjut dan mendapat support dari Pemda.
“Permainan ini adalah warisan budaya yang perlu dilestarikan, perlu wadah untuk bermain” pungkasnya. (Boel)






























































