Tanjung, kontrasx.com – Tabalong mencatatkan diri sebagai salah satu wilayah di Kalimantan Selatan dengan perekonomian terkuat, ditandai dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita yang tinggi sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan untuk tahun 2024 namun di sisi lain, Tabalong justru masuk dalam daftar lima kabupaten dengan persentase penduduk miskin tertinggi.
Lima besar daerah dengan PDRB per kapita tertinggi di Kalimantan Selatan pada 2024 adalah:
- Kabupaten Balangan: Rp 157.579.000
- Kabupaten Tabalong: Rp 122.313.000
- Kabupaten Kotabaru: Rp 108.024.000
- Kabupaten Tanah Bumbu: Rp 104.302.000
- Kabupaten Tapin: Rp 72.445.000
Sorotan utama dalam data ini adalah kondisi Kabupaten Tabalong. Daerah yang dikenal sebagai kontributor besar di sektor pertambangan dan energi ini menduduki posisi kedua sebagai kabupaten terkaya dengan PDRB per kapita mencapai Rp122,3 juta. Akan tetapi, kemakmuran tersebut ternyata tidak dinikmati secara merata oleh seluruh warganya.
BPS mencatat bahwa Tabalong juga tercatat sebagai kabupaten ketiga termiskin di Kalimantan Selatan, dengan 5,64% penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan. Artinya, meski menghasilkan kekayaan yang sangat besar, disparitas atau kesenjangan pendapatan di Tabalong tergolong tinggi.
Fenomena serupa juga terjadi pada dua kabupaten terkaya lainnya. Kabupaten Balangan, yang menempati puncak sebagai wilayah paling makmur, justru menempati peringkat keempat termiskin dengan tingkat kemiskinan 4,87%. Sementara Kabupaten Kotabaru, di peringkat ketiga terkaya, juga masuk dalam daftar lima termiskin dengan persentase kemiskinan 4,45%.
Kesenjangan sebagai Tantangan Serius
Data ini mengonfirmasi bahwa tingginya PDRB per kapita, yang sering dijadikan indikator kemakmuran suatu daerah, tidak serta-merta mencerminkan kesejahteraan yang merata.
Sektor pertambangan dan industri, yang menjadi penggerak utama ekonomi di kabupaten-kabupaten tersebut, seringkali kurang menyerap tenaga kerja lokal dan memiliki efek berantai (multiplier effect) yang terbatas pada sektor-sektor ekonomi rakyat.
Secara keseluruhan, angka kemiskinan Kalimantan Selatan berada pada 4,11% atau setara dengan 183,31 ribu jiwa. Lima kabupaten dengan persentase kemiskinan tertinggi adalah:
- Hulu Sungai Tengah (5,81%)
- Hulu Sungai Utara (5,75%)
- Tabalong (5,64%)
- Balangan (4,87%)
- Kotabaru (4,45%) (rel)






























































