TANJUNG, kontrasx.com – Dinas Ketahanan Pangan Perikanan Tanaman Pangan dan Tanaman Hortikultura (DKPPTPH) turut berpartisipasi memeriahkan Pekan Raya Tabalong (PRT), salah satu rangkaian perayaan HUT Tabalong ke-60.
Tak hanya menarik secara penampilan, stand DKPPTPH Tabalong ini juga mampu menarik minat mulai anak usia sekolah hingga orang dewasa khususnya pecinta tanaman.
Selain memamerkan produk hasil perkebunan maupun pakan olahan dari petani atau UMKM binaan, Dinas ini menyiapkan souvenir diantaranya berupa bibit ikan hias maupun bibit tanaman.
Sekretaris DKPPTPH Tabalong, Erni Raudah menyampaikan setiap pengunjung yang datang ke stand mereka akan diberi bibit gratis.
“Setiap hari kita sediakan bibit lombok gratis. Setelah pengunjung men-scan barkode kita beri bibit gratis. Dulu harus ngisi buku tamu, sekarang cukup scan barcode, lebih praktis” jelasnya pada kontrasx.com, Kamis (04/12) petang.
Scan barkode pengunjung juga akan diundi di hari terakhir dengan hadiah yang sangat menarik.
“Hadiahnya macam,-macam. Ada mesin cuci, sepeda, handphone, kipas angin dan setrika. Yang di isi pengunjung setelah scan barcode sederhana saja, cukup nama, alamat, nomor HP dan penilaian pengunjung terhadap stand kami” bebernya.
Selain itu, setiap hari pihaknya juga memberikan kuis pada pengunjung stand dengan memberikan hadiah bagi pemenang tiga besar.
Setiap hari satuan Bidang Kerja yang ada di DKPPTPH secara bergiliran memberikan kuis.
“Kuis ini ada setiap hari, di isi bergiliran oleh masing -masing bidang. Kita lakukan permainan yang pesertanya 15 sampai 20 orang. Kita lakukan berkali-kali, dari pagi pukul 10.00 wita hingga malam” ujarnya.
“Pemenang tiga besar kita beri hadiah berupa bibit buah seperti durian, alpukat, jengkol dan lainnya. Ada juga hadiah bibit ikan hias dan goodybag berisi sayur-mayur” timpalnya.
Mendorong minat masyarakat agar bisa memahami bagaimana cara merawat bibit tanaman ataupun bibit ikan, pihak dinas juga menyediakan pojok konsultasi.
“Kita tidak hanya memberi bibit saja, namun juga menyediakan pojok konsultasi yang diisi kawan-kawan penyuluh pertanian dan perikanan. Masyarakat bisa menanyakan bagaimana cara merawat sayur, pohon buah, memelihara ikan termasuk penanggulangan hama” terangnya.
Erni pun berharap pengunjung stand bisa memanfaatkan momen setahun sekali ini dengan baik.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini mudah- mudahan masyarakat Tabalong makin cinta dengan dunia pertanian” tukasnya.
Kunjungan masyarakat ke stand mereka juga terbilang ramai.
Menurutnya dalam satu hari lebih dari 200 pengunjung yang menyambangi stand.
“Rata-rata tiap hari lebih 200 pengunjung. Apalagi setiap pagi, rombongan anak-anak sekolah TK dan SD ada saja yang mampir, tiap hari. Mungkin dapat kabar kalau stand kami menyediakan bibit ikan hias. Mereka nyari ini kalau datang” katanya sambil tersenyum. (Boel)






























































