TANJUNG, kontrasx.com – Meningkatkan sekaligus mendorong kreatifitas masyarakat Tabalong khususnya dalam membuat Karya Tulis, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tabalong telah mencetak dua jenis buku.
Pustakawan Dispersip Tabalong, Fajar Kusumanto mengungkapkan pihaknya telah mencetak dua jenis buku, “buah” dari kegiatan yang sudah Dispersip laksanakan.
“Pertama, buku jenis Inklusi Sosial, ini hasil dari kegiatan Pustaka Bisa yaitu Belajar dan Berlatih” terangnya pada kontrasx.com, Jum’at (05/12).
Fajar menuturkan di kegiatan ini Dispersip menghadirkan narasumber terlatih untuk memberikan pelatihan pada para peserta.
“Narasumber memberikan pelatihan membuat sabun, keripik, kue ulang tahun, dan sebagainya. Kegiatan ini dilaksanakan di desa-desa se- Tabalong melalui Perpustakaan Desa” bebernya.
Ia mengatakan hasil dari Inklusi Sosial tersebut dimuat dalam sebuah buku sebagai bentuk apresiasi.
“Kita apresiasi mereka dengan membuatkan sebuah buku. Sudah dicetak sebanyak 250 Eksemplar” imbuhnya.
Buku kedua, Cerita Rakyat. Fajar menuturkan sebelumnya Dispersip telah menggelar perlombaan Menulis Cerita tingkat Pelajar se- Kabupaten Tabalong, dimana para pemenang atau juara 1 hingga 5 juga diberi apresiasi dan hadiah.
“Selain mendapat hadiah uang pembinaan dan piala, karya cerita para pemenang lima besar ini juga di kemas dalam buku Cerita Rakyat. Kita cetak sebanyak 180 Eksemplar” katanya.
“Buku Inklusi Sosial dan Cerita Rakyat yang dicetak juga menambah koleksi buku di Perpustakaan Daerah” sambungnya.
Tak berhenti sampai disitu, Buku Inklusi Sosial dan Cerita Rakyat tersebut juga akan diperkenalkan di tingkat Nasional berbarengan dengan ajang Innovative Government (IGA) Award tahun 2025.
“Buku-buku ini juga kita kenalkan ditingkat Nasional berbarengan dengan IGA Award tahun 2025 yang digelar oleh BSKD Kemendagri,
dilaksanakan pada 8-10 Desember nanti di Jakarta Pusat” jelasnya.
Pihaknya pun berharap lewat kegiatan lnklusi Sosial maupun Cerita rakyat masyarakat Tabalong semakin kreatif dan bisa memberi dampak positif juga disisi kesejahteraannya. (Boel)






























































