TANJUNG, kontrasx.com – Kabupaten Tabalong mencatatkan rekor dunia pada puncak peringatan Hari Jadi ke-60, Senin (8/12).
Rekor dunia ini tercipta melalui sajian hidangan Paliat terbanyak dengan jumlah 19.497 porsi. Paliat yang merupakan masakan khas Bumi Saraba Kawa itu dibagikan pada masyarakat dan tamu undangan.
Piagam penghargaan rekor dunia itu langsung diserahkan Customer Relation Manager MURI, Lutvi Syah Pradana kepada Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani didampingi Wakil Bupati, Habib Muhammad Taufani Alkaf.
Penyerahan tersebut turut disaksikan Gubernur Kalsel, H Muhidin dan Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman serta petinggi kabupaten/kota se-Kalsel.
Customer Relation Manager MURI, Lutvi Syah Pradana menyampaikan rekor sajian Paliat terbanyak ini sudah melewati verifikasi pihaknya.
“Sejak pagi tadi kami telah memverifikasi langsung ke Desa Paliat, dimana terkumpul 19.497 porsi sajian Paliat sudah didistribusikan ke 12 kecamatan di Tabalong yang kemudian dibagikan ke masyarakat” ucapnya pada kontrasx.com.
Lutvi menyebut pencatatan rekor di Tabalong ini mengenai sajian Paliat terbanyak.
“Pada hari ini MURI mencatat rekor atas sajian Paliat terbanyak tidak hanya Indonesia melainkan di dunia” sebutnya.
Ia menyatakan dengan terciptanya rekor ini bisa mendukung program prioritas pemerintah yakni Tabalong Pasti Sehat.
“Mudah-mudahan ini (rekor MURI) sejalan dengan program Tabalong Smart yakni Tabalong Pasti Sehat. Dimana sehat itu dimulai dari makanan yang sehat, yang mana hidangan Paliat tinggi protein hewani dan kaya akan serat” ujarnya.
Ia pun berharap hidangan Paliat bisa dimasukkan menjadi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tabalong.
“Mungkin program MBG bisa menggunakan Paliat sebagai menu harian untuk siswa-siswa” harapnya.
Sementara itu, salah satu warga Tanjung Selatan, Rita antusias berpartisipasi dalam pemecahan rekor MURI tersebut.
“Mulai setengah 11 tadi ada disini, tahunya dari media sosial (tentang) rekor MURI Paliat” ujarnya.
Rita menyampaikan hidangan Paliat didapatkan dengan mudah dan tidak perlu antri.
“Alhamdulillah dapat baru saja mengambilnya, tidak antri tadi” ucapnya.
Ia mengatakan hidangan Paliat yang didapatnya akan disantap bersama saudaranya.
“Rencana mau makan bersama kakak di rumah” katanya. (Can)































































