TANJUNG, kontrasx.com – Menghadiri Musrenbang di Kecamatan Kelua, Banyak hal yang disampaikan Bupati Tabalong HM Noor Rifani, salah satunya soal kemiskinan.
H Fani, sapaan akrabnya membeberkan berbagai upaya dilakukan Pemerintah Daerah untuk mengatasi masalah kemiskinan di Bumi Saraba Kawa.
“Supaya keluar dari kemisikinan, kita beri mereka keterampilan, kita kurangi pengeluaran mereka dengan memberikan berbagai macam bantuan seperti program Rasda dan Bela Tani” ujarnya saat membukan Musrenbang Kecamatan Kelua, Senin (09/2).
Tak hanya berhenti sampai disitu, anak-anak keluarga miskin juga diberi beasiswa.
“Mengurangi kantong kemiskinan, infrastruktur juga dibenahi, hasilnya mulai terasa dan kelihatan. Pemerintah Daerah berusaha tidak ada lagi daerah yang terisolir maupun susah aksesbilitas, termasuk ke pusat perekonomian” jelasnya.
Bahkan, ia menyatakan data dari BPS tingkat kemiskinan tahun ini di Tabalong mengalami penurunan hampir 1 persen.
“Ini data dari BPS” tandasnya.
Pihaknya juga mengupayakan peningkatan pendapatan petani dengan melakukan normalisasi sungai.
“Kita siapkan ekskavator amphibi untuk menormalisasi sungai-sungai. Yang tadinya tidak bisa bertani menjadi bisa, yang satu kali tanam menjadi dua” imbuhnya.
Menurutnya pengurangan kemiskinan bisa tercapai dengan kolaborasi dan sinergitas semua pihak.
“Insyaallah pasti bisa” ucapnya yakin.
H Fani pun mengatakan guna mewujudkan Kelua sebagai pusat perekonomian di wilayah Selatan, pasar-pasar juga dibenahi.
Meski tahun depan masih ada penurunan anggaran, ia menegaskan tidak boleh pesimis.
“Tentukan usulan yang skalanya super prioritas, yang menjadi kebutuhan Kelua. Sesuaikan dengan tujuh program prioritas” tegasnya.
Ia pun meminta peserta Musrenbang untuk bergembira dalam menyusun rencana kerja tahun depan.
“Harus gembira, ini mimpi dan hayalan di tahun 2027, mimpi yang indah” pungkasnya. (Boel)
































































Teruslah menjadi pemberi kabar yang membangun bagi masyarakat Tabalong