TANJUNG, kontrasx.com – Terhitung sejak beberapa tahun terakhir, Pemkab Tabalong melalui Dinas PUPR sudah menggelontorkan dana mencapai Rp 100 Miliar-an untuk membenahi infrastruktur jalan dan jembatan di daerah terpencil Kecamatan Bintang Ara, termasuk Desa Dambung Raya.
Bupati Tabalong HM Noor Rifani membeberkan
untuk ruas jalan Meho-Kuari sudah dilakukan penanganan berturut-turut mulai tahun 2021 hingga 2025.
H Fani merincikan diruas jalan tersebut tahun 2021 dilakukan cor beton sepanjang 1.400 meter, tahun 2022 sepanjang 2.000 meter, tahun 2023 sepanjang 645 meter, tahun 2024 sepanjang 3.799 meter dan 2025 pembangunan jembatan rangka B= 60 meter.
Adapun sisa ruas jalan Meho-Kuari yang belum tertangani sekitar 1.156 meter.
“Tahun 2026 ini dianggarkan sekitar Rp 28,9 miliar untuk peningkatan jalan Kalingai-Rungun-Misim-jembatan Sakuyah-Bina Desa” ujarnya kemarin, di aula Dandung Suckhrowardi.
Di ruas jalan Kalingai-Rungun sudah dilakukan cor jalan sepanjang 2.131 meter tahun 2023 dan 4.695 meter di tahun 2025. Sisa ruas jalan yang belum ditangani sekitar 6.826 meter.
Ia menambahkan untuk ruas jalan Burum-Meho sepanjang 11.000 meter, sudah dilakukan penanganan di tahun 2022 sepanjang 1.653 meter cor beton, tahun 2023 sepanjang 451 meter, 2024 sepanjang 870 meter dan tahun 2025 sepanjang 513 meter cor beton. Adapun ruas jalan yang belum tertangani sepanjang 7.513 meter.
“Untuk ruas jalan Sakuyah-Bina Desa sepanjang 4.000 meter dan ruas jalan Rungun-Misim sekitar 15.000 sementara ini hanya dilakukan pembentukan badan jalan” ucapnya.
H Fani juga menegaskan pemerintahannya akan terus melakukan pembangunan ke seluruh Desa di wilayah Bumi Saraba Kawa bahkan hingga ke pelosok. (Boel)































































