Tanjung, koran kontras – Fenomena alam Gerhana Bulan diprediksi akan menghiasi langit Kabupaten Tabalong pada malam ini, Selasa, 3 Maret 2026.
Menanggapi hal tersebut, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tabalong secara resmi mengeluarkan surat imbauan bagi seluruh umat Muslim di wilayah Bumi Saraba Kawa untuk melaksanakan Shalat Gerhana (Shalat Khusuf).
Berdasarkan surat resmi bernomor B-91/Kk.17.09.1/HM.00/03/2026, fenomena alam ini diperkirakan akan berlangsung mulai pukul 19.03 WITA hingga puncaknya pada 21.17 WITA.
Kepala Kantor Kemenag Tabalong, H Sahidul Bakhri, mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melewatkan momen ini hanya sebagai fenomena astronomi semata, melainkan menjadikannya sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
”Kami mengimbau kaum muslimin dan muslimat di Kabupaten Tabalong untuk melaksanakan Shalat Gerhana secara berjamaah di masjid maupun mushalla terdekat,” tulis Sahidul Bakhri dalam imbauan resminya.
Agar pelaksanaan ibadah berjalan serentak dan sesuai tuntunan, Kemenag memberikan beberapa poin panduan.
Shalat gerhana dilakukan sebanyak 2 rakaat dengan tata cara khusus, yakni dua kali ruku’ dalam setiap rakaatnya.
Dimulai sejak gerhana tampak hingga berakhir (bisa dilakukan setelah shalat Maghrib atau Isya).
Shalat diawali dengan seruan “Ash-shalatu jami’ah” tanpa azan dan iqamah.
Selain shalat, warga diharapkan memperbanyak dzikir, doa, istighfar, membaca Al-Qur’an, serta amal kebajikan lainnya.
Pihak Kemenag juga telah menginstruksikan kepada seluruh Kepala KUA Kecamatan dan Penyuluh Agama Islam untuk aktif mensosialisasikan panduan ini ke masyarakat di wilayah binaan masing-masing. (rel)































































