TANJUNG, kontrasx.com – Keseriusan PT Putra Perkasa Abadi (PPA) dalam mendukung peningkatan SDM khususnya generasi muda Tabalong agar memiliki kompetensi dan kesiapan kerja di industri pertambangan patut diacungi jempol.
Hal ini dibuktikan dengan diluncurkannya program Fresh Operator Development Program (FODP) dan Fresh Mechanic Development Program (FMDP).
PJO PT PPA jobsite Adaro, Wahyu Binuko menuturkan Program FODP dan FMDP ini merupakan bentuk komitmen nyata perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda di Kabupaten Tabalong.
“Kita ingin anak-anak muda Tabalong memiliki kompetensi, keterampilan, dan kesiapan kerja di industri pertambangan” jelasnya pada kontrasx.com, Kamis (02/4) menjelang pembukaan sekaligus pelepasan program tersebut di Aston Hotel Tanjung.
Menurutnya keberhasilan suatu industri tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan sistem, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya.
“Oleh karena itu, melalui program FODP dan FMDP, para siswa tidak hanya dibekali dengan keterampilan teknis, tetapi juga disiplin, etos kerja, serta budaya keselamatan yang menjadi prioritas utama di lingkungan kerja” tuturnya.
Wahyu mengatakan para peserta program merupakan anak muda yang berada di 7 Desa ring satu operasional PT PPA.
“Program ini menjaring 30 siswa, dengan rincian 15 fresh operator dan 15 fresh mekanik. Mereka juga berasal dari desa ring satu wilayah operasional PPA” katanya.
“Selain itu prioritas penyerapan peserta magang juga berasal dari program alat berat BLK serta data Silangkar” timpalnya.
Ia menegaskan lewat program ini siswa tidak hanya diberikan pelatihan menjadi terampil bekerja saja tetapi langsung diserap sebagai karyawan atau kontrak kerja di PT Perkasa Abadi.
“Setelah pemagangan selesai mereka akan langsung diterima kerja di PPA” tandasnya.
Wahyu menyatakan PPA akan terus
berkomitmen mendukung dan bersinergi dengan Pemkab Tabalong guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
“Ini juga bentuk dukungan kita pada program prioritas Bupati Tabalong mencetak 15.000 tenaga kerja terampil dan siap kerja” tukasnya.
Ia juga menyebutkan selain program pemagangan, PT PPA juga berkolaborasi dengan Disnaker Tabalong untuk pelatihan atau Sertifikasi BNSP Welder (Las) sebanyak 12 orang dan pemagangan dari Balai Latihan Kerja (BLK) sebanyak 15 orang.
“Kita juga memberikan bantuan pada 300 warga lokal pekerja non formal Ring 1 di tujuh Desa dari empat Kecamatan sebagai peserta
program “Sertakan” di BPJS Ketenagakerjaan agar mendapatkan perlindungan dan manfaat jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian” ungkapnya.
Wahyu menyebutkan program ini juga melengkapi program pemerintah daerah yang sudah ada yakni menjamin pekerja rentan non formal di Tabalong.
“Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dalam menciptakan tenaga kerja lokal yang unggul dan berdaya saing” imbuhnya.
Adapun Desa yang menjadi ring satu operasional PT PPA yakni Desa Lok Batu Kecamatan Haruai, Desa Bilas, Desa Kaong Kecamatan Upau, Desa Kasiau, Desa Maburai Kecamatan Murung Pudak, Desa Warukin dan Desa Padang Panjang Kecamatan Tanta.
Diketahui, kegiatan pembukaan sekaligus pelepasan program FODP dan FMDP dihadiri Bupati Tabalong, instansi terkait, Camat, Kepala Desa hingga orang tua siswa. (Boel)































































