TANJUNG, kontrasx.com – Bupati Tabalong HM Noor Rifani menegaskan jembatan penghubung Desa Sei Durian dan Desa Batang Banyu Kecamatan Banua Lawas tahun ini juga akan diperbaiki.
” Tahun ini juga akan diperbaiki” ujarnya, kemarin.
H Fani menjelaskan pengerjaan jembatan ini tidak bisa serta merta langsung diperbaiki mengingat ada prosedur yang harus ditaati.
“Perlu proses pengadaan barang dan jasa, baru bisa dilaksanakan. Ini perlu waktu juga, tidak bisa langsung” terangnya.
Orang nomor satu di Bumi Saraba Kawa ini menuturkan pihaknya terus mengupayakan seluruh wilayah Tabalong memiliki akses jalan dan jembatan mantap sesuai program prioritas, termasuk di wilayah Selatan.
“Tahun kemarin jalan Sei Durian sudah dilebarkan, bertahap kita perbaiki. Jangan separuh-separuh melihatnya, itu tidak fair” tukasnya.
Terpisah, Kepala Dinas PUPR Tabalong, Wibawa Agung Subrata menyatakan untuk sementara jembatan penghubung dua desa tersebut menggunakan batang kelapa.
“Mau kita kerjakan tahun ini, perencanaan sudah dilakukan, tinggal menunggu lelang” bebernya.
Diketahui, jembatan penghubung antara Desa Sei Durian dan Batang Banyu tersebut merupakan jembatan kayu ulin yang sempat digunakan sebagai lintasan alternatif karena jalan besar (jalan nasional) di Sungai Turak (HSU) longsor dan tidak bisa dilewati.
Akibatnya, pengguna jalan mencari jalur alternatif terdekat. Kapasitas jembatan yang tidak untuk dilewati kendaraan dengan tonase besar menjadikan daya tahan atau “umur” jembatan semakin pendek. (Boel)





























































