Dihadapan peserta apel, Habib Taufan mengingatkan Pancasila menjadi jangkar moral dalam menghadapi perubahan zaman.
“Termasuk ketika tantangan bangsa kini tidak lagi hanya berkaitan dengan kedaulatan wilayah, tetapi juga kedaulatan informasi, penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan transformasi digital” ujarnya.
Ia pun menuturkan kebangkitan sebuah bangsa sangat ditentukan oleh kualitas generasi penerusnya.
“Menjaga tunas bangsa berarti memastikan anak-anak dan generasi muda Indonesia tumbuh sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu menghadapi tantangan masa depan” tuturnya.
Pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, penguatan karakter, dan perlindungan generasi muda merupakan investasi penting untuk memperkuat kedaulatan bangsa.
“Sebab bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menyiapkan generasi penerus yang unggul dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila” ucapnya.
Ia juga mengatakan nilai-nilai Pancasila harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bekerja, melayani masyarakat, menghormati perbedaan, memperkuat persatuan, dan membangun kehidupan yang rukun serta harmonis” katanya.
“Kita juga harus terus menjaga toleransi, meningkatkan literasi digital, serta melawan segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan disinformasi yang dapat mengganggu persatuan bangsa” pungkas Habib Taufan. (Can)
TANJUNG, kontrasx.com – Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani memimpin peringatan Hari Pancasila di halaman Pendopo Bersinar Pembataan, Selasa (2/5).
Dihadapan peserta apel, Habib Taufan mengingatkan Pancasila menjadi jangkar moral dalam menghadapi perubahan zaman.
“Termasuk ketika tantangan bangsa kini tidak lagi hanya berkaitan dengan kedaulatan wilayah, tetapi juga kedaulatan informasi, penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan transformasi digital” ujarnya.
Ia pun menuturkan kebangkitan sebuah bangsa sangat ditentukan oleh kualitas generasi penerusnya.
“Menjaga tunas bangsa berarti memastikan anak-anak dan generasi muda Indonesia tumbuh sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu menghadapi tantangan masa depan” tuturnya.
Pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, penguatan karakter, dan perlindungan generasi muda merupakan investasi penting untuk memperkuat kedaulatan bangsa.
“Sebab bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menyiapkan generasi penerus yang unggul dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila” ucapnya.
Ia juga mengatakan nilai-nilai Pancasila harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bekerja, melayani masyarakat, menghormati perbedaan, memperkuat persatuan, dan membangun kehidupan yang rukun serta harmonis” katanya.
“Kita juga harus terus menjaga toleransi, meningkatkan literasi digital, serta melawan segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan disinformasi yang dapat mengganggu persatuan bangsa” pungkas Habib Taufan. (Can)































































