TANJUNG, kontrasx.com – Imbas kenaikan BBM non subsidi jenis Pertamax, harga bahan bakar jenis fosil ini ditingkat eceran juga ikut naik.
Dari pantauan dilapangan, dari wilayah Kecamatan Tanta hingga Tanjung selatan, pedagang eceran sudah ikut menaikkan harga jual Pertamax.
Beberapa pedagang eceran malah hanya menjual BBM jenis pertalite, sedang jenis pertamax terpantau kosong.
Pada hal, sebelum ada penyesuaian harga, mereka selalu menjual dua jenis BBM ini bersamaan.
Bahkan, ada juga beberapa pengecer yang tidak membuka lapak jualan BBM-nya.
Dibeberapa titik pom mini digital, terpampang harga Pertamax sebesar Rp 19.000 per liter dan harga Pertalite Rp 13.000.
Salah seorang pedagang eceran, yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan ia menjual Pertamax seharga Rp 19.000.
“Kita dapatnya sudah mahal, sekitar Rp 17.900” ujarnya.
Penyesuaian harga BBM dilakukan PT Pertamina terhitung hari ini, Rabu 10 Juni 2026. (Boel)

































































