TANJUNG, kontrasx.com – Pemerintah Kabupaten Tabalong kembali mengadakan pertemuan dengan pihak SPBU yang ada di wilayah Bumi Saraba Kawa.
Pertemuan yang dihadiri langsung Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani ini dalam rangka rapat evaluasi dan monitoring SPBU yang digelar di Aula BPKAD, kemarin
H Fani menyampaikan ada beberapa poin yang disepakati dalam pertemuan tersebut.
“Hari ini disepakati untuk pembelian roda empat hanya Rp 200 ribu, kemudian untuk sepeda motor tetap Rp 70 ribu” ucapnya, kemarin.
Ia menuturkan dalam pendistribusian BBM juga ditekankan penggunaan barcode bagi kendaraan roda empat yang hanya bisa digunakan satu kali dalam sehari sesuai dengan nomor kendaraan.
“Jam operasional pelayanan ditetapkan dimulai pukul 06.00 Wita atau 08.00 Wita dan wajib dilaksanakan secara konsisten oleh masing-masing SPBU di Tabalong” tuturnya.
Ia menegaskan agar kesepakatan ini berjalan, pihaknya akan melaksanakan pengawasan bersama dinas terkait dan aparat.
“Sesuai kesepakatan insyaallah di tiap SPBU ada petugas. Kami akan bersurat ke Kapolres, Dandim, Dishub, dan Satpol PP untuk menjaga setiap SPBU untuk memastikan kesepakatan ini berjalan” tandasnya.
Ia menambahkan pengawasan langsung ke SPBU ini akan dilakukan sampai keadaan normal atau antrean panjang menurun.
“(SPBU) ini akan diawasi sampai keadaan normal. Jadi, kita akan normalkan dulu karena kami ingin pelayanan di SPBU kembali normal seperti biasa dengan cara kita melakukan monitoring dan evaluasi setiap harinya di SPBU” kata H Fani.
H Fani menambahkan beberapa keputusan baru ini akan diterapkan pada tanggal 3 Agustus nanti.
“Insyaallah kita mulai tanggal 3 Agustus, kita akan sosialisasikan terlebih dulu untuk diketahui masyarakat dan pengguna layanan SPBU” tukasnya. (Can)
































































